Puluhan penyandang disabilitas dan korban pengguna Napza Parimo diberi bantuan
Puluhan penyandang disabilitas dan korban pengguna narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (Napza) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), diberikan Bantuan Sosial berupa paket sembako dan pertukangan, serta peternakan dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Balai Sentra Nipotwe Palu, belum lama ini.
Kepala Balai Sentra Nipotwe Palu, Yadi Muhtar, bansos yang disalurkan terdiri dari dua jenis bantuan, yaitu untuk klaster disabilitas dan klaster mantan pengguna Napza, dengan jenis barang bermacam-macam.
Bantuan ini disalurkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat, yang telah diidentifikasi melalui hasil asesmen lapangan oleh tim pendamping sosial (Peksos).
“Bansos ini bersifat stimulam untuk memotivasi penerima manfaat, agar lebih gigih membangun usahanya supaya ke depan bisa mandiri,” katanya.
Dengan total anggaran keseluruhan senilai Rp164 juta lebih, bantuan ini merupakan langkah konkrit untuk membantu meringankan beban ekonomi Masyarakat yang membutuhkan khususnya mereka yang berstatus Disabilitas dan Korban Pengguna Napza.
Yadi Muhtar menyebutkan, dalam hal usaha peternakan dan pembuatan meubel, pihak Kemensos bekerja sama dengan Dinas Sosial setempat untuk memberikan pendampingan.
Tujuannya adalah agar penerima manfaat dapat berkembang dan untuk memastikan bahwa bantuan peralatan dan ternak tidak dimanfaatkan untuk kepentingan lain yang tidak sesuai dengan program.
Penyaluran bantuan ini merupakan upaya kolaborasi dengan instansi teknis terkait di daerah dalam rangka pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan Masyarakat Parimo.
“Semoga bantuan ini dapat membantu mereka yang membutuhkan dan mendorong mereka untuk mencapai kemandirian dalam usaha mereka,” tutupnya.***