DPUPRP Parimo Berupaya Tingkatkan Infrastruktur Perkotaan
Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Parigi Moutong (Parimo), tengah giat berupaya meningkatkan infrastruktur kawasan perkotaan sebagai bagian dari pengembangan daerah itu.
Kepala Bidang Bina Marga, DPUPRP Parimo, I Wayan Mudana, infrastruktur yang menjadi prioritas utama adalah peningkatan jalan di kawasan perkotaan. Langkah ini diambil untuk memastikan aksesibilitas Masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Infrastruktur yang paling utama dilakukan yakni peningkatan jalan dalam kawasan kota sebagai aksesibilitas Masyarakat menjalankan aktivitas,” katanya.
Dalam upaya merealisasikan program pembangunan ini, Dinas PUPRP Parimo mengusulkan kepada Pemerintah Pusat untuk memberikan bantuan pembiayaan melalui anggaran Instruksi Presiden (Inpres) 2024. Hal ini dilakukan mengingat keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Parimo.
Mudana menjelaskan, bahwa APBD sendiri tidak dapat mencakup semua pembangunan infrastruktur karena ada banyak program lain yang harus dilaksanakan oleh pemerintah. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas infrastruktur daerah dilakukan secara bertahap.
“Tahun sebelumnya, pembenahan di luar ibu kota sudah dibenahi, tahun depan difokuskan pembenahan kawasan perkotaan sebagai upaya pemerataan pembangunan. Program-program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) adalah bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan ini juga sesuai dengan harapan Pj Bupati Parimo, Richard Arnaldo, yang menginginkan ibu Kota Kabupaten harus ditata kembali, mengingat ibu kota adalah representasi dari daerah ini.
Dalam rangka mendukung program ini, PUPRP setempat telah menyiapkan sekitar sembilan usulan kepada Pemerintah Pusat, dengan perkiraan kebutuhan anggaran sekitar Rp200 miliar. Mereka berharap agar usulan ini dapat diterima dan direalisasikan.
“Alokasi anggaran Inpres terbilang cukup besar, karena maksimal nilai usulan mencapai Rp40 miliar lebih. Paling tidak, jika anggaran ini bisa terealisasi, maka akan dipadukan dengan anggaran APBD Parimo,” harapnya.
Rencana peningkatan kawasan perkotaan mencakup perbaikan jalan, jembatan, serta sejumlah infrastruktur pendukung lainnya. Upaya ini diharapkan akan memperkuat aksesibilitas, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan memperbarui wajah ibu Kota Kabupaten Parimo.***