• Kamis, 4 Juni 2026

Parigi Moutong prioritaskan percepatan penanggulangan kemiskinan

.
Administrator, Sulawesi Today
- Minggu, 5 November 2023 | 11:16 WIB
Parigi Moutong prioritaskan percepatan penanggulangan kemiskinan  Pemerintah daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo) berkomitmen menekan angka dan mempriotiskan percepatan penanggulangan kemiskinan. Sebab, masalah kemiskinan merupakan persoalan kompleks yang memerlukan keterlibatan semua pihak.
Parigi Moutong prioritaskan percepatan penanggulangan kemiskinan Pemerintah daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo) berkomitmen menekan angka dan mempriotiskan percepatan penanggulangan kemiskinan. Sebab, masalah kemiskinan merupakan persoalan kompleks yang memerlukan keterlibatan semua pihak.

Parigi Moutong prioritaskan percepatan penanggulangan kemiskinan

Pemerintah daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo) berkomitmen menekan angka dan mempriotiskan percepatan penanggulangan kemiskinan. Sebab, masalah kemiskinan merupakan persoalan kompleks yang memerlukan keterlibatan semua pihak.

Menurut Pj Bupati Parimo, Richard Arnaldo, kemiskinan adalah hasil dari kondisi sosial ekonomi masyarakat yang tidak kondusif. Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi pemerintah untuk membangun situasi yang lebih baik.

“Intervensi ini dilakukan melalui program-program yang telah disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta melalui bantuan dari program pemerintah pusat,” sebutnya belum lama ini.

Menurut Richard, sesuai sata Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022 menunjukkan bahwa angka kemiskinan di Parimo telah mengalami penurunan signifikan, mencapai 14,6 persen, turun dari 18 persen pada tahun 2021. Namun, masih dibutuhkan kerjasama lintas sektor dalam penanggulangannya.

Salah satu langkah signifikan yang diambil dalam upaya penurunan kemiskinan adalah melalui Program Keluarga Harapan (PKH) yang juga melibatkan pengendalian kasus stunting.

Menurut laporan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun sebelumnya, prevalensi stunting di Parigi Moutong turun dari 32 persen menjadi 27 persen.

Selain Program Keluarga Harapan, Pemda Parimo meningkatkan peluncuran program penyediaan air minum berbasis masyarakat (pamsimas) yang menargetkan 10 Desa.

“Enam dari desa ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disalurkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sementara empat desa lainnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pemkab setempat,” tuturnya.

Selain bantuan sosial, pemerintah juga fokus pada pembangunan infrastruktur mulai dari tingkat desa hingga kabupaten untuk menciptakan pemerataan pembangunan yang diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk Program Pamsimas, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,6 miliar. Desa-desa yang menjadi sasaran program ini adalah Desa Paranggi di Kecamatan Ampibabo, Desa Sendana di Kecamatan Kasimbar, Desa Sigenti di Kecamatan Tinombo Selatan, dan Desa Sumber Agung di Kecamatan Mepanga yang mendapatkan dukungan melalui APBD.

Sementara itu, desa-desa yang mendapat dukungan melalui APBN melalui Kementerian PUPR adalah Desa Toboli di Kecamatan Parigi Utara, Desa Gangga di Kecamatan Parigi Selatan, Desa Siniu di Kecamatan Siniu, Desa Bondoyong di Kecamatan Sidoan, Desa Beau di Kecamatan Palasa, dan Desa Tomini Utara di Kecamatan Tomini.

Richard Arnaldo mengajak setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengoptimalkan anggaran yang ada guna mendukung kegiatan pembangunan yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Kehadiran pemerintah dianggap sangat penting dalam mewujudkan perubahan yang diinginkan oleh masyarakat setempat.***

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini