BPBD Parimo Kenalkan Aplikasi SIBIMO di Semua Jenjang Sekolah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong (Parimo) mengenalkan aplikasi Sistem Informasi Bencana (SIBIMO) kepada pelajar semua jenjang sekolah dari SD, SMP hingga SMA di Wilayah Parimo.
Sekertaris BPBD Parimo, Rifai menjelaskan, tujuan dari program pengenalan aplikasi SIBIMO kepada para Pelajar, sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang mitigasi serta penanggulangan bencana di kalangan pelajar.
“Jadi aplikasi SIBIMO merupakan bagian dari inisiatif BPBD Parimo, sangat perlu disampaikan kepada siswa untuk memberikan edukasi kebencanaan kepada generasi muda,” sebutnya belum lama ini.
Menurut Rifai, sampai sejauh ini pengenalan Aplikasi SIBIMO sudah sampai di sembilan sekolah yang tersebar di berbagai kecamatan, yaitu lima Sekolah Menengah Atas (SMA), tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan satu Sekolah Dasar (SD).
“Pengenalan Aplikasi SIBIMO sebelumnya kita mulai dari Wilayah Kota Parigi, Kecamatan Tinombo, dan Kecamatan Toribulu. Harapannya bisa berkesinambungan di Sekolah lainnya,” harapnya.
Rifai menjelaskana, dalam pengenalan aplikasi SIBIMO para Pelajar dapat menggunakan dan memahami di ponsel yang miliki pelajar masing - masing. Sehingga, setiap saat bisa memantau informasi terkait bencana, termasuk jumlah korban, lokasi bencana, serta informasi penting lainnya yang terkait dengan kejadian bencana alam.
Selain pengenalan aplikasi, BPBD turut memberikan simulasi terkait penanggulangan bencana alam kepada pelajar. Sehingga, mereka dapat memahami langkah-langkah yang perlu diambil dalam situasi darurat.
“Nah, informasi ini bisa dijadikan sebagai pengetahuan yang dapat dibagikan kepada keluarga dan masyarakat secara luas,” jelasnya.
Upaya ini menjadi sangat relevan mengingat bahwa Kabupaten Parimo merupakan daerah yang sangat rawan terhadap bencana alam. Dengan meningkatnya pemahaman dan pengetahuan pelajar tentang mitigasi dan penanggulangan bencana, diharapkan dapat membantu mengurangi risiko dan kerugian yang mungkin timbul akibat bencana.***