• Kamis, 4 Juni 2026

Dampak plastik terhadap hewan laut: Krisis reproduksi mengkhawatirkan

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Selasa, 12 Desember 2023 | 15:31 WIB
Dampak plastik terhadap hewan laut  Plastik, ancaman nyata bagi lingkungan, kembali menjadi sorotan dalam studi terbaru yang menyoroti dampaknya terhadap reproduksi hewan laut.
Dampak plastik terhadap hewan laut Plastik, ancaman nyata bagi lingkungan, kembali menjadi sorotan dalam studi terbaru yang menyoroti dampaknya terhadap reproduksi hewan laut.

Dampak plastik terhadap hewan laut


Plastik, ancaman nyata bagi lingkungan, kembali menjadi sorotan dalam studi terbaru yang menyoroti dampaknya terhadap reproduksi hewan laut.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli ekotoksikologi dari Universitas Portsmouth, Inggris, mengungkapkan bahwa krustasea, salah satu makhluk laut yang mendiami pantai Eropa, mengalami kegagalan dalam proses perkawinan mereka akibat paparan plastik.

Studi tersebut, yang diterbitkan di Environmental Pollution, menggunakan serangkaian percobaan dengan melibatkan spesies krustasea malakostracan kecil yang disebut Echinogammarus marinus.

Empat bahan kimia tambahan yang umumnya ditemukan dalam plastik diuji pada hewan tersebut, termasuk dibutil ftalat (DBP), trifenil fosfat (TPHP), di-(2-ethylhexyl) ftalat (DEHP), dan zat kimia nonilfenol benzensulfonat (NBBS).

Hasil pengujian menunjukkan bahwa keempat bahan kimia tersebut memiliki potensi untuk mengurangi keberhasilan perkawinan krustasea dengan memengaruhi perilaku mereka.

Dua bahan kimia, DBP dan DEHP, yang sebenarnya telah diatur dan dilarang penggunaannya di Eropa, tetap ditemukan dalam produk-produk rumah tangga.

Sementara itu, TPHP dan DBP menyebabkan penurunan jumlah sperma pada hewan laut, menggambarkan dampak serius terhadap sistem reproduksi mereka.

Bidemi Green-Ojo, ahli toksikologi lingkungan dari Universitas Portsmouth, mengungkapkan keprihatinan terhadap temuan ini.

"Bisa dibayangkan jika kita melakukan percobaan pada krustasea yang terpapar dalam jangka waktu lama atau selama tahap kritis dalam sejarah hidupnya, hal ini akan memengaruhi tingkat dan kualitas sperma mereka," ujar Green-Ojo.

Peneliti juga menyoroti penurunan intensitas kawin dan pasangan krustasea yang terpapar NBBS, TPHP, dan DEHP pada tingkat rendah. Temuan ini menambah bukti bahwa paparan plastik dalam jangka panjang dapat memiliki dampak serius terhadap kesehatan dan perilaku hewan laut.

Menanggapi temuan ini, para peneliti mengajak badan-badan lingkungan di seluruh dunia untuk lebih memperhatikan data perilaku dalam mengevaluasi dampak plastik.

"Data perilaku seringkali memberikan wawasan yang tidak dapat diberikan oleh uji toksisitas konvensional," kata Green-Ojo.

Dengan ancaman kepunahan massal keenam di Bumi mengintai, para peneliti menekankan perlunya pemahaman lebih lanjut tentang bahan kimia dalam plastik dan dampaknya terhadap perilaku hewan laut.

Studi ini menjadi panggilan serius untuk tindakan lebih lanjut dalam mengatasi krisis lingkungan yang diakibatkan oleh penggunaan plastik yang tidak terkendali.

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini