• Kamis, 4 Juni 2026

Bagaimana potongan kayu kalender langit 2.000 tahun di Makam Cina Kuno memberikan wawasan baru tentang astronomi?

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Minggu, 31 Desember 2023 | 14:51 WIB
Penemuan kalender langit berusia 2.000 tahun di makam Cina Kuno. Foto: tangkap layar instagram.
Penemuan kalender langit berusia 2.000 tahun di makam Cina Kuno. Foto: tangkap layar instagram.

Sulawesitoday - Para arkeolog di Cina mengumumkan penemuan mengejutkan terkait dengan kalender astronomi kuno di makam kuno yang terpelihara dengan baik.

Artefak tersebut, berupa potongan kayu persegi panjang, ditemukan di makam yang berusia 2.000 tahun di barat daya Cina.

Penemuan kalender langit usia 2.000 tahun


Berita Langsung dari Lokasi Penemuan


Dilansir dari Live Science, arkeolog menemukan 23 potongan kayu berukuran sekitar satu inci lebar dan empat inci panjang. Setiap potongan kayu menampilkan karakter Cina terkait dengan Tiangan Dizhi, atau Sepuluh Batang Surgawi dan 12 Cabang Bumi. Kalender astronomi ini berasal dari masa dinasti Shang, yang memerintah Cina sekitar tahun 1600 SM hingga 1045 SM.

Makna Potongan Kayu


Para arkeolog berspekulasi bahwa salah satu potongan mungkin mewakili tahun saat ini, sementara 22 potongan lainnya dapat menentukan tahun tertentu dalam kalender kuno. Lubang-lubang melingkar di tepi setiap potongan kayu menunjukkan bahwa mereka dulunya diikat menjadi satu. Namun, fungsi sebenarnya dari rangkaian potongan kayu kalender tersebut masih belum jelas.

Temuan Pertama di Makam Kuno


Temuan ini merupakan yang pertama kalinya benda-benda seperti ini ditemukan di dalam makam kuno. Meskipun demikian, praktik menulis karakter pada potongan kayu atau bambu sudah umum di Cina sebelum kertas ditemukan.

Makam yang Terpelihara Baik


Makam tersebut, yang terletak di distrik Wulong sekitar 1.400 kilometer barat daya Beijing, mengandung lebih dari 600 artefak budaya. Arkeolog Wang Meng menyebutnya sebagai ruangan kayu yang paling terpelihara di barat daya Cina. Pemimpin proyek Huang Wei menyatakan bahwa makam ini termasuk masa Dinasti Han Barat, yang dianggap sebagai zaman keemasan di Cina.

Misteri Kalender Antariksa


Menurut Ed Krupp, Direktur Observatorium Griffith di Los Angeles, potongan kayu tersebut tampaknya merupakan bagian dari Kalender Tiangan Dizhi yang umum digunakan dalam astrologi Cina. Krupp menduga bahwa potongan kayu ini tidak berfungsi sebagai kalender tetapi sebagai benda yang menyoroti suatu tahun tertentu dalam siklus penanggalan 60 tahun.

Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang praktik kalender astronomi kuno Cina dan meninggalkan misteri tentang fungsi sebenarnya dari potongan-potongan kayu ini.

Temuan di makam Wulong juga menunjukkan status tinggi almarhum yang dimakamkan di sana, dengan artefak yang melimpah dan berkualitas tinggi. Para arkeolog akan terus menyelidiki untuk mengungkap lebih banyak rahasia dari masa lalu ini.

Baca juga: Inti bumi bergetar setiap 8,5 tahun: Penemuan terbaru Ilmuwan Cina mengungkap dinamika planet kita

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini