[wpseo_breadcrumb]
Wali Kota Palu Harap Peserta MTQ Jadi Teladan bagi Masyarakat
MTQ XXX Sulawesi Tengah - Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengharapkan seluruh kafilah yang mengikuti MTQ XXX Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu untuk menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.
Dalam setiap kunjungannya, Hadianto menyampaikan permohonan maaf dan memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap istiqomah dalam kebaikan dan menjadi tauladan.
Pesan Wali Kota Palu kepada Kafilah
Pada Jumat, 26 Juli 2024, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, SE, didampingi Ketua Panitia Pelaksana MTQ XXX Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Imran Lataha, SE.,M.Si, melakukan kunjungan ke tempat menginap para kafilah. Dalam kunjungannya, Hadianto menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta.
"Lakukan kebaikan yang kita mampu. Bahkan Rasul telah menyatakan, lakukan kebaikan selagi mampu, sampai kita jenuh sendiri. Allah SWT tidak pernah jenuh dengan kebaikan yang telah kita lakukan," ujarnya saat bertemu dengan Kafilah Kota Palu di Hotel Paramasu.
Harapan untuk Menjadi Tauladan
Selain menekankan pentingnya istiqomah dalam kebaikan, Hadianto berharap para peserta MTQ menjadi tauladan yang baik dalam segala aspek kehidupan.
"Minimal jadi contoh di keluarga, teman, dan lingkungan kita. Kalau itu kita lakukan, maka benar yang dikatakan Bung Karno bahwa berikan 10 pemuda, maka akan kuguncangkan dunia," kata Hadianto.
Kunjungan ke Tempat Menginap Kafilah
Adapun tempat menginap yang dikunjungi oleh Wali Kota Palu dan Ketua Panitia Pelaksana MTQ meliputi Kafilah Donggala di kawasan Universitas Muhammadiyah Palu, Kafilah Kota Palu di Hotel Paramasu, dan Kafilah Poso di Mess Pemda Poso.
Selain itu, kunjungan juga dilakukan ke Kafilah Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Banggai, dan Kafilah Buol di Asrama Haji, serta Kafilah Tolitoli di Mess Pemda Tolitoli.
Persiapan dan Pembinaan Lebih Lanjut
Wali Kota Palu berharap ke depannya Pemerintah Kota Palu melalui pihak terkait dapat melakukan persiapan dan pembinaan yang lebih intensif.
"Sehingga anak-anak bisa dipersiapkan mulai dari tingkat kelurahan, kota, provinsi, nasional, bahkan internasional," tambah Hadianto.