• Kamis, 4 Juni 2026

Imane Khelif Petinju Wanita Aljazair Kontroversial: Testosteron Tinggi Jadi Sorotan Dunia

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Sabtu, 3 Agustus 2024 | 20:51 WIB
Imane Khelif, petinju Aljazair, menjadi sorotan karena kadar testosteron tinggi meski meraih kemenangan di Olimpiade Paris 2024/Foto: instagram.com/imane_khelif_10. (Dwi Rahayu Putri)
Imane Khelif, petinju Aljazair, menjadi sorotan karena kadar testosteron tinggi meski meraih kemenangan di Olimpiade Paris 2024/Foto: instagram.com/imane_khelif_10. (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Petinju wanita Aljazair, Imane Khelif, menjadi sorotan dunia tinju internasional karena kadar testosteron yang tinggi dan dugaan transgender, meski berhasil meraih kemenangan di Olimpiade Paris 2024.

Pada Kamis, 1 Agustus 2024, Imane Khelif, petinju wanita asal Aljazair, menarik perhatian dunia setelah berhasil mengalahkan Angela Carini dari Italia dalam ajang Olimpiade Paris 2024 hanya dalam satu ronde.

Kemenangan cepat ini menambah panjang catatan kontroversi yang menyelimuti kariernya.

Imane Khelif, lahir pada 2 Mei 1999, mulai meniti karier sebagai petinju amatir sejak 2018.

Karier internasionalnya dimulai dari Kejuaraan Tinju Wanita Dunia AIBA 2018 di New Delhi, di mana ia menduduki peringkat ke-17.

Tahun berikutnya, di Kejuaraan Tinju Dunia Wanita AIBA 2019 di Rusia, Imane menduduki peringkat ke-33 setelah kalah di ronde pertama melawan Natalia Shadrina.

Pada tahun 2022, Imane meraih kemenangan di Kejuaraan Afrika dan Mediterania. Namun, di Kejuaraan Dunia Tinju di Istanbul, ia kalah dari Katiee Broadhurst asal Irlandia.

Penampilan Imane di Olimpiade Tokyo 2020 sempat mengesankan meski tersingkir di babak perempat final oleh Kellie Harrington, yang kemudian meraih medali emas.

Karier Imane Khelif tidak lepas dari kontroversi. Pada Maret 2023, ia didiskualifikasi dari Kejuaraan Tinju Dunia Wanita IBA 2023 karena kadar testosteron di tubuhnya yang tinggi.

Diduga memiliki kelainan perkembangan seks, yang membuat beberapa wanita memiliki kromosom XY dan kadar testosteron darah yang biasanya dimiliki pria, Imane dinilai tidak memenuhi kualifikasi yang ditetapkan IBA.

Meski demikian, pihak Olimpiade Paris 2024 tidak mempermasalahkan hal ini, karena berpegang kuat pada data dan syarat yang dipenuhi Imane sebelum berlaga.

"Semua peserta yang memenuhi syarat akan tetap bisa berlaga sesuai ketentuan," tegas Komite Olimpiade Internasional (IOC) dalam pernyataan resminya.

Kemenangan dan Sorotan

Pada Olimpiade Paris 2024, Imane kembali mencuri perhatian setelah mengalahkan Angela Carini dalam satu ronde pada pertandingan yang berlangsung pada 1 Agustus 2024.

Meski meraih kemenangan, isu mengenai transgender di kategori wanita kembali mencuat. Selain Imane, muncul juga nama Lin Yu Ting dari Taiwan yang kabarnya memiliki biologis seorang pria.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini