• Kamis, 4 Juni 2026

Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Pria di Sampang, Motif Belum Diungkap

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Minggu, 18 Agustus 2024 | 17:59 WIB
Polres Sampang menangkap pelaku pembacokan pria di Kedungdung, identitas dan motif belum diungkap. Penyelidikan masih berlangsung./Tangkap layar Facebook. (Amirullah)
Polres Sampang menangkap pelaku pembacokan pria di Kedungdung, identitas dan motif belum diungkap. Penyelidikan masih berlangsung./Tangkap layar Facebook. (Amirullah)

Kepolisian Resor (Polres) Sampang berhasil menangkap pelaku dugaan kasus pembacokan yang menimpa seorang pria berinisial M (25), warga Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Kejadian tragis tersebut sebelumnya sempat viral di media sosial dan grup WhatsApp. Meski demikian, identitas dan motif pelaku hingga saat ini belum diungkap oleh pihak berwenang.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 17 Agustus 2024, dini hari, di Dusun Berbulu, Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung, Sampang.

Korban ditemukan dalam kondisi luka-luka di tengah semak-semak, diduga menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK).

Video berdurasi 23 detik yang merekam kondisi korban beredar luas di media sosial, memperlihatkan korban yang mengenakan baju berwarna biru dan sarung, dengan beberapa luka di tubuhnya.

Kurang dari 24 jam setelah kejadian, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang berhasil mengamankan terduga pelaku.

Penangkapan ini diharapkan dapat mengungkap lebih lanjut motif di balik tindakan kekerasan yang menimpa korban.

Namun, hingga kini, identitas pelaku masih dirahasiakan demi kepentingan penyelidikan yang lebih mendalam.

"Pelaku sudah kami amankan. Nanti kita akan rilis," ujar Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Dedy Dely Rasidie, Minggu, 18 Agustus 2024.

Ia menambahkan bahwa pelaku saat ini sudah dibawa ke Mapolres Sampang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai motif di balik kejadian tersebut.

Langkah ini diambil untuk memastikan proses penyelidikan berjalan lancar dan tidak terganggu oleh spekulasi publik.

Sementara itu, masyarakat setempat masih menunggu perkembangan kasus ini dengan penuh harap, mengingat peristiwa tersebut telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.

Kasus pembacokan ini menambah daftar panjang tindak kekerasan yang terjadi di wilayah Madura.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini