Sulawesitoday - Aksi Peringatan Darurat Indonesia semakin mendapatkan atensi publik ketika sejumlah artis dari Korea dan Indonesia turut bersuara terkait situasi demokrasi di Indonesia.
Mereka menyuarakan keprihatinan dan mendukung masyarakat yang sedang berjuang mempertahankan demokrasi.
Aksi ini berpusat pada upaya mengawal Putusan MK yang dinilai banyak pihak sebagai usaha untuk melindungi konstitusi dari ancaman perubahan yang tidak sesuai dengan kehendak rakyat.
Sejumlah artis dan musisi ternama terlibat dalam aksi Peringatan Darurat Indonesia pada Kamis, 22 Agustus 2024, di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Di antara mereka terdapat penyanyi asal Korea, Jae Park, atau yang lebih dikenal dengan nama eaJ, yang turut menyuarakan keprihatinannya.
eaJ membagikan pesan di Instagram, mengatakan bahwa dia tidak ingin diam melihat para penggemarnya menghadapi situasi sulit.
Unggahannya yang dikutip pada Sabtu, 24 Agustus 2024, juga mencerminkan dukungannya terhadap perjuangan masyarakat Indonesia.
“Mohon luangkan waktu sejenak untuk membaca ini jika Anda punya waktu sebentar dan mohon tetap aman di luar sana,” ungkap eaJ dalam keterangannya.
eaJ juga memposting ulang Peringatan Darurat dari akun @whatisupindonesia yang menjelaskan kondisi demokrasi Indonesia saat ini.
Di sisi lain, aksi ini juga dihadiri oleh sejumlah artis dan komedian Indonesia yang berperan aktif dalam demonstrasi.
Reza Rahadian, aktor kenamaan Indonesia, menyuarakan aspirasinya dengan penuh semangat di tengah ribuan massa di depan Gedung DPR.
Dalam orasinya, Reza mempertanyakan sikap DPR yang dinilai bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi pada Selasa, 20 Agustus 2024.
“Lantas Anda-anda di dalam ini wakil siapa?” tegas Reza di hadapan para demonstran, mengkritisi langkah DPR yang dianggap tidak pro-rakyat.
Artikel Terkait
Sembilan Korban Luka Buntut Aksi Demo Kawal Putusan MK Berujung Ricuh di Palu, Satu Mahasiswa Untad Kritis
Trending Seruan Pers Terkait Aksi Demo Kawal Putusan MK di Palu Berujung Ricuh, Aparat Dituding Tindak Kekerasan Berlebihan