Meskipun dikenal di wilayah asalnya, konsumsi alkohol berlebihan tetap dilarang.
Pendakwah asal Pakistan tersebut diyakini tidak menyadari bahwa minuman tersebut mengandung alkohol. Video itu akhirnya menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Pihak kecamatan berharap warga lebih berhati-hati dalam bertindak agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Ansaruddin mengingatkan warga untuk menjaga sikap dan menghargai tamu, terutama yang berasal dari budaya berbeda.
"Kita harus saling menghormati dan memahami perbedaan budaya," tambahnya. Ia juga berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Artikel Terkait
Tambang Galian C di Tipo Donggala Picu Banjir dan Protes Warga yang Tergabung dalam Forum Aliansi Kelurahan Tuntut Penutupan Aktivitas
Profil Faisan Badja: Sosok Penting yang Terpilih Kembali Pimpin KONI Parigi Moutong, Dikenal Aktif Membangun Prestasi Olahraga di Sulawesi Tengah
Penangkapan Tersangka Penyelundupan Sabu Tujuan Palu di Bandara Kualanamu Menambah Statistik Kasus Narkoba Sulawesi Tengah pada Tahun 2024