Sulawesitoday - Gempa beruntun mengguncang Sukabumi pada 15 dan 16 September 2024 dengan pusat gempa di perairan, namun hingga kini belum ada laporan kerusakan.
Gempa pertama terjadi pada Minggu, 15 September 2024 pukul 16.54 WIB dengan magnitudo 5,3 di perairan selatan Sukabumi.
Guncangan selanjutnya terjadi Senin, 16 September 2024 pukul 07.01 WIB dengan magnitudo 4,1 di laut tenggara Kabupaten Sukabumi.
Pusat gempa kedua berada pada kedalaman 27 km, terletak 79 km dari Kabupaten Sukabumi, menurut laporan BMKG.
BPBD Kabupaten Sukabumi belum menerima laporan kerusakan hingga pagi ini dan terus melakukan pemantauan melalui personel di lapangan.
Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi mengatakan belum ada kerusakan yang dilaporkan sejak dua hari gempa terjadi di wilayah ini.
Baca Juga: Viral Pria di Aceh Memalak Pengemis dengan Ancaman Tali Pinggang di Taman Ryadah, Lhokseumawe
Deden menyatakan bahwa 47 personel P2BK dikerahkan untuk memantau situasi di setiap kecamatan guna memastikan dampak gempa.
Gempa kedua terjadi pada kedalaman 12 km di sekitar Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengguncang beberapa wilayah pada pukul 00.00 WIB.
Petugas BPBD masih terus memantau melalui aplikasi perpesanan dan laporan telepon dari masing-masing personel yang tersebar.
Gempa beruntun sebelumnya juga terjadi di laut 91 km selatan Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 10 km.
Petugas P2BK dikirim ke lokasi yang terdampak untuk memantau apakah ada kerusakan yang terjadi di permukiman warga.
Kami meminta masyarakat tetap tenang dan waspada dengan informasi yang hanya berasal dari sumber resmi seperti BNPB, BPBD, dan BMKG.
Pihak BPBD memastikan bahwa hingga pagi ini belum ada kerusakan yang tercatat di wilayah Sukabumi akibat gempa tersebut.
Artikel Terkait
Viral Pria di Aceh Memalak Pengemis dengan Ancaman Tali Pinggang di Taman Ryadah, Lhokseumawe