• Kamis, 4 Juni 2026

PT KCIC Umumkan Pembatalan Jadwal Kereta Cepat Whoosh Imbas Gempa M 4,9 Bandung, Seluruh Jadwal Terganggu dan Proses Pengembalian Tiket Diinformasikan

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Rabu, 18 September 2024 | 15:05 WIB
Gempa magnitudo 4,9 di Bandung menyebabkan pembatalan perjalanan kereta cepat Whoosh pada 18 September 2024. KCIC prioritaskan keselamatan. #Whoosh #Gempa (Dwi Rahayu Putri)
Gempa magnitudo 4,9 di Bandung menyebabkan pembatalan perjalanan kereta cepat Whoosh pada 18 September 2024. KCIC prioritaskan keselamatan. #Whoosh #Gempa (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Jadwal kereta cepat Whoosh terpaksa dibatalkan imbas gempa magnitudo 4,9 di Bandung pada Rabu, 18 September 2024.

Gempa terjadi pukul 09.41 WIB dengan pusat di Kabupaten Bandung, dekat dengan jalur kereta cepat Whoosh.

PT KCIC menyatakan pembatalan dilakukan demi keselamatan penumpang dan keamanan operasional jalur kereta cepat Whoosh.

Tim KCIC melakukan pemeriksaan menyeluruh selama empat jam untuk memastikan jalur aman dari dampak gempa.

Jalur sepanjang 144 km yang meliputi area perbukitan dan struktur jembatan diperiksa untuk menghindari gangguan.

Sebanyak 82 km jalur terdiri dari struktur jembatan dan 17 km dari terowongan yang memerlukan pengecekan menyeluruh.

Baca Juga: 4 Rumah Warga dan SD di Pasirwangi Garut Rusak Akibat Gempa Bumi, M 4,9, BPBD Pantau Langsung Dampak di Lokasi

Tidak ada kerusakan pada prasarana kereta cepat berdasarkan pantauan awal di Operation Control Center Tegalluar.

Eva Chairunisa menyampaikan permintaan maaf atas pembatalan sejumlah jadwal kereta cepat Whoosh akibat gempa tersebut.

Berikut jadwal yang dibatalkan pada rute Halim-Tegalluar, mulai dari KA G1223 pukul 09.47 hingga KA G1233 pukul 14.02.

Untuk rute Tegalluar-Halim, pembatalan dimulai dari KA G1224 pukul 09.47 hingga KA G1234 pukul 14.00.

Penumpang yang terdampak dapat membatalkan tiket dengan pengembalian biaya 100 persen dalam waktu 1 x 24 jam.

Proses pengembalian tiket dapat dilakukan di loket Stasiun Whoosh Halim, Padalarang, Tegalluar, dan Stasiun Bandung.

Eva menyebut pemeriksaan jalur meliputi risiko longsoran bukit dan tanah serta dampak alam lainnya yang berpotensi mengganggu jalur.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini