• Kamis, 4 Juni 2026

Video Pemindahan Rumah Viral di Media Sosial: Beda Pilihan Cabup, Rumah Dipindah!

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Sabtu, 2 November 2024 | 14:48 WIB
Dua rumah dipindahkan di Barru karena beda pilihan cabup. Peristiwa ini viral dan menjadi sorotan publik. #PilkadaBarru #PemindahanRumah (Muhammad Aqil Azizi)
Dua rumah dipindahkan di Barru karena beda pilihan cabup. Peristiwa ini viral dan menjadi sorotan publik. #PilkadaBarru #PemindahanRumah (Muhammad Aqil Azizi)

Sulawesitoday - Ketegangan dalam Pilkada Barru 2024 kini mencuat bukan hanya dalam ajang politik, tapi juga hingga ke kehidupan pribadi warga. Baru-baru ini, sebuah video yang memperlihatkan proses pemindahan rumah di Dusun Lojie, Desa Bojo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, viral di media sosial.

Video tersebut menampilkan aksi gotong royong puluhan warga yang mengangkat rumah milik Norma dan Muhammad Amin—kedua warga yang terpaksa memindahkan rumah mereka akibat beda pilihan calon bupati dengan pemilik lahan.

Baca Juga: Menghilang Misterius di Malam Hari, Wanita di Polewali Mandar Disabilitas Diduga Jatuh dan Hanyut di Sungai Belakang Rumah

Peristiwa ini terjadi setelah Norma menghadiri kegiatan salah satu pasangan calon (paslon) dalam Pilkada Barru. Setelah itu, kehadiran Norma di acara tersebut menjadi bahan perbincangan hangat di grup WhatsApp setempat.

"Gempar di grup katanya itu rumah yang mau dilengkang (dibongkar), karena penghuninya ada ma joget (berjoget) di anunya (di acaranya) paslon," ucap Norma saat diwawancarai. Ternyata, tak lama kemudian, Norma menerima telepon dengan permintaan yang jelas untuk segera pindah dari lahan tempat rumahnya berdiri selama ini.

Baca Juga: Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi per 1 November 2024: Pertamax Green, Turbo, Dexlite Naik

Pengalaman yang Menggugah Emosi Publik

Bagi Norma dan keluarganya, situasi ini tentu menimbulkan keterkejutan. Bukan sekadar soal berpindah tempat tinggal, tetapi juga konflik yang menyeruak akibat pilihan politik pribadi. Norma menyampaikan bahwa rumahnya dipindahkan sejauh 300 meter dari lokasi sebelumnya, masih di area yang sama namun di atas tanah yang berbeda.

Meski hanya berpindah jarak pendek, momen ini merefleksikan ketegangan yang lebih dalam, di mana perbedaan politik dapat begitu memengaruhi kehidupan sehari-hari seseorang.

Baca Juga: Gunawan Sadbor dan Timnya Ditangkap Terkait Judol, Polisi Bongkar Jaringan di Balik Joget Viral

Pemilik rumah lainnya, Muhammad Amin, juga mengalami hal serupa. Setelah memasang spanduk paslon pilihannya di depan rumah, ia diminta untuk segera mencabut spanduk tersebut.

"Dia datang dan na suruh ka cabut itu spanduk," ujarnya. Amin, yang telah menempati lahan tersebut selama puluhan tahun, mengungkapkan perasaan kecewanya, meski memilih untuk memenuhi permintaan itu.

Baca Juga: Google Terancam Denda Tak Masuk Akal di Rusia, 2 Undesillion Rubel atau Kehilangan Pasar YouTube

Viral di Media Sosial, Publik Prihatin

Halaman:

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini