berita

Aksi Unjuk Rasa Indonesia Gelap di Patung Kuda, Mahasiswa Tolak Efisiensi Anggaran dan MBG

Kamis, 20 Februari 2025 | 18:12 WIB
Mahasiswa BEM SI aksi #IndonesiaGelap di Patung Kuda, Jakarta Pusat, tuntut revisi kebijakan efisiensi anggaran dan evaluasi MBG.

Sulawesitoday - Aksi unjuk rasa bertema #IndonesiaGelap mewarnai kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada siang hari Kamis (20/2/2025) WIB.

Demonstrasi yang diorganisir oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) ini dimulai tepat pukul 14.25 WIB, dengan aksi memblokade jalan utama yang menghubungkan wilayah Gowa menuju pusat kota.

Keberanian para mahasiswa terpampang jelas ketika sejumlah di antara mereka membakar ban mobil sebagai simbol penolakan terhadap kebijakan pemerintah.

Dalam puncak aksi, seorang mahasiswa bahkan berorasi di atas ban yang menyala, menciptakan pemandangan yang dramatis dan penuh makna.

Aksi tersebut merupakan wujud protes terhadap kebijakan yang dianggap telah menciptakan kondisi “gelap gulita” bagi rakyat Indonesia.

Para mahasiswa menyuarakan tuntutan untuk mencabut kebijakan efisiensi anggaran di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Mencabut efisiensi anggaran di pendidikan dan kesehatan, mencabut UU Minerba secara mekanis itu UU terbentuk secara cacat,” teriak Aji, salah satu orator yang mewakili aspirasi mahasiswa.

Lebih lanjut, orator lain menyatakan bahwa pemerintah saat ini tidak hanya menindas melalui kekerasan fisik, tetapi juga melalui regulasi yang merugikan masyarakat.

"Sekarang pemerintah itu bukan menembak aktivis, mahasiswa, masyarakat, tapi ditekan dengan kebijakan. Pemerintah hari ini tidak sedang baik-baik saja," ujarnya, mengungkapkan keresahan mendalam yang dirasakan oleh kaum muda dan aktivis.

Tidak hanya itu, sorotan kritis juga diarahkan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dianggap tidak dilaksanakan dengan serius.

Aji menyatakan, “Ada siswa yang keracunan hingga makanan yang busuk. Hal itu menunjukkan bahwa program MBG perlu dievaluasi secara mendalam.”

Baca Juga: Unjuk Rasa di Makassar, Mahasiswa Tolak Kebijakan Efisiensi Anggaran dan MBG

Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut, yang diprioritaskan dengan anggaran besar, justru mencederai kualitas pendidikan dan kesehatan, serta menekan nalar kritis generasi muda.

Aksi unjuk rasa ini menjadi simbol perlawanan terhadap kebijakan yang dianggap menindas dan tidak berpihak pada masyarakat, terutama kelompok kelas menengah ke bawah.

Halaman:

Tags

Terkini