berita

Lebaran 2025: PT KAI Siapkan Ramp Check, Posko Terpadu, dan AMUS untuk Pastikan Layanan Prima

Rabu, 12 Maret 2025 | 19:59 WIB
VP Public Relation PT KAI Anne Purba (atas), GM Sales and Marketing Promedia Bimo Aditya (kiri bawah) dalam forum Jaringan Pemred Promedia (JPP) via daring, pada Selasa, 11 Maret 2025. (Dok. Promedia)

Sulawesitoday - Menjelang Lebaran 2025, semangat pulang kampung kembali menyelimuti masyarakat, terutama bagi mereka yang memilih kereta api sebagai solusi menghadapi kemacetan di jalan raya. Dalam rangka mengantisipasi lonjakan arus mudik, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar briefing operasional secara daring melalui agenda zoom rutin Jaringan Pemred Promedia pada Selasa, 11 Maret 2025 malam.

Dalam forum tersebut, GM Sales and Marketing Promedia, Bimo Aditya, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT KAI dalam memberikan informasi terbaru mengenai operasional kereta api menjelang Lebaran. “Kami menyampaikan rasa hormat kepada PT KAI yang telah menyapa dan memaparkan informasi seputar operasi KAI menjelang Lebaran 2025 kepada 200 tim media yang hadir malam ini,” ujarnya. Informasi tersebut menjadi salah satu wujud komitmen untuk memastikan publik mendapatkan data yang akurat serta terkini.

Menanggapi hal itu, VP Public Relation PT KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa pihaknya tengah berupaya sinergi dengan berbagai media nasional guna menyebarluaskan seluruh update operasional kereta api. Anne menjelaskan bahwa masa angkutan mudik akan berlangsung selama 22 hari, dimulai dari 21 Maret hingga 11 April 2025. “Kami tengah berupaya bersinergi dengan rekan-rekan media untuk menyosialisasikan segala informasi baru dari PT KAI kepada publik,” tutur Anne dengan tegas.

Lebih lanjut, Anne menguraikan beberapa strategi yang telah dirancang untuk menghadapi kepadatan penumpang selama musim mudik. Langkah pertama adalah pelaksanaan kegiatan ramp check, di mana PT KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kelengkapan standar pelayanan minimum (SPM) di sarana perkeretaapian serta di stasiun-stasiun utama.

Selain itu, telah dibentuk posko terpadu angkutan Lebaran untuk mengoordinasikan dan memastikan kelancaran serta keselamatan operasional.

Baca Juga: BKD Sulteng Tunggu Kebijakan Pusat, Pengangkatan CASN dan PPPK Ditunda TMT 2025-2026

Dalam upaya mengantisipasi potensi gangguan pada prasarana, PT KAI juga telah menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di lokasi strategis di seluruh wilayah Daerah Operasi dan Divisi Regional. Tak ketinggalan, tambahan petugas seperti Petugas Jaga Lintasan, Petugas Pemeriksa Jalur, dan Petugas Daerah Rawan telah dikerahkan guna memastikan setiap kendala teknis dapat segera ditangani.

Langkah-langkah tersebut diharapkan tidak hanya meminimalisir keterlambatan dan gangguan layanan, tetapi juga menjamin keselamatan ribuan penumpang yang melakukan perjalanan pulang kampung. Dengan koordinasi yang intens dan strategi operasional yang matang, PT KAI optimis mampu memberikan layanan prima di tengah dinamika arus mudik Lebaran 2025, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan mobilitas yang tertib dan aman.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

Tags

Terkini