Sulawesitoday - Sebuah kabar mengembirakan menghampiri arena perumahan nasional. Di tengah gempita sorak-sorai agenda pembangunan, pemerintah mendapat suntikan tenaga baru, dana segar senilai Rp 130 triliun, dari BPI Daya Anagata Nusantara (Danantara). Kucuran dana jumbo ini bukan sekadar angka, melainkan napas panjang bagi Proyek Perumahan Nasional yang selama ini terus diburu.
Dana ratusan triliun itu, diumumkan langsung oleh Rosan Roeslani, CEO Danantara, dalam gelaran Forum Pembiayaan Perumahan di Jakarta, Senin (17/6/2025).
Sebuah pemandangan yang tak lazim, ketika sebuah entitas swasta berani menyodorkan investasi sebesar itu, bukan untuk proyek mercusuar, melainkan untuk hajat hidup orang banyak: rumah bagi rakyat.
Rosan bilang, “Ini komitmen nyata dari kami untuk mendukung program nasional penyediaan rumah yang layak bagi masyarakat, terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).”
Sebuah pernyataan yang mengunci niat, bahwa uang ini bukan sekadar investasi, tapi investasi sosial.
Rencananya, dana ini akan diinjeksi langsung ke jantung Program 3 Juta Rumah, sebuah janji manis dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Danantara tak sendiri. Mereka merangkul lima bank raksasa Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), ditambah Bank Syariah Indonesia (BSI), untuk merajut skema pembiayaan. Sebuah kolaborasi lintas sektor yang diharapkan jadi jalan pintas penyelesaian masalah klasik: ketiadaan rumah.
Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), menyambut uluran tangan Danantara dengan sukacita.
“Kolaborasi ini akan menjadi percepatan bagi pemerintah dalam mewujudkan cita-cita menyediakan rumah bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Maruarar dengan nada optimis.
Ia menambahkan, langkah ini bukan hanya soal atap dan dinding, tapi juga mesin penggerak ekonomi nasional, lewat sektor properti.
Kini, tim teknis tengah merampungkan blueprint dan skema pembiayaan. Targetnya, akhir 2025, pembangunan sudah bisa digeber.
Baca Juga: Kejagung Pamer Triliunan Rupiah Hasil Korupsi CPO, Sinyal Tegas untuk Koruptor
Asa besar tersemat di pundak Danantara, dan juga pemerintah, agar Proyek Perumahan Nasional ini bisa menjadi solusi nyata atas backlog perumahan yang masih menganga lebar di negeri ini.
Sebuah ikhtiar monumental untuk memastikan setiap keluarga punya tempat bernaung.