Sulawesitoday - Ratusan pasang kaki melangkah serempak. Warga Mepanga dan Ongka Malino saling berbaur.
Mereka merayakan momentum yang lebiih dari sekadar peringatan. Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-80 dijadikan panggung sinergi.
Jalan santai kerukunan digelar Jumat, 2 Januari 2026. Lokasinya strategis: halaman Madrasah Aliyah Negeri 2 Parigi.
Kepala Kantor Kemenag Parimo, H. As'at Latopada, melepas peserta. Di sampingnya berdirii Kepala Disdukcapil, Asmadi, mewakili Bupati Parigi Moutong.
-
Kerukunan Sebagai Energi, Bukan Sekadar Harmoni
As'at Latopada menegaskan filosofi di balik kegiatan. "Kerukunan bukan ketiadaan konflik semata," ujarnya sesaat sebelum pelepasan.
Ia melanjutkan dengan nada tegas namun reflektif. Kerukunan adalah sinergi produktif yang menggerakkan kemajuan bangsa.
Tema HAB tahun ini mengkonfirmasi visi tersebut. "Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju" bukan sekadar slogan.
Ini adalah penegasan bahwa perbedaan identitas harus dirajut. Keyakinan yang beragam menjadi kekuatan kolaboratif, bukan potensi perpecahan.
As'at menambahkan dimensii kesehatan dalam kegiatan. Jalan kaki merelakskan organ tubuh secara alami.
"Tubuh sehat, jiwa kuat," katanya singkat. Dari segi kerukunan, nilai kebersamaan dalam keberagaman dapat dipetik.
-
Momentum Silaturahmi Lintas Sektor
Jalan santai dimulai pukul 06.00 WITA. Rute melingkari Desa Sumber Agung dan Kayu Agung.
Peserta kembali finish di titik awal. Total jarak tempuh tak disebutkan, namun semangat kebersamaan terukur jelas.
Seluruh satuan kerja di lingkungan Kemenag Parimo berpartisipasi. Masyarakat umum menyusul dengan antusias tinggi.
Asmadi, mewakili Pemkab Pariimo, menyampaikan apresiasi. "Manfaat kegiatan ini terasa langsung bagi masyarakat Mepanga," jelasnya.