Lembaga pemantau cuaca mencatat sembilan kali aktivitas gempa susulan hingga siang hari.
Magnitudo gempa susulan yang paling besar tercatat mencapai angka lima koma satu.
Petugas meminta warga setempat menjauhi bangunan yang retak.
"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan memeriksa kestabilan struktur rumah sebelum kembali ke dalam," ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.
Masyarakat diminta hanya mempercayai informasi resmi dari kanal terverifikasi.