Sulawesitoday - Polres Majene membuka ruang diskusi bersama Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat untuk membedah berbagai kasus hukum yang sedang memicu perhatian publik. Agenda ini dikemas lewat bincang santai di Cafe Opapa, Labuang Utara, pada Kamis, 18 Juni 2026.
"Sinergitas yang baik antara Polres Majene dan insan pers sangat diperlukan untuk menangkal informasi yang tidak benar," ujar Kasat Reskrim Polres Majene AKP Fredy.
Pertemuan hangat ini sengaja digelar demi mengikis sumbatan informasi. Hubungan yang kaku antara aparat hukum dan pencari berita dilebur dalam cangkir kopi.
Fredy datang tidak sendirian ke lokasi acara. Perwira pertama ini didampingi oleh Kasi Humas IPTU Suyuti beserta jajaran Kanit Reskrim.
Rombongan korps baju cokelat ini disambut langsung oleh Ketua Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat Syamsuddin. Sejumlah jurnalis lintas media juga tampak memenuhi ruangan.
Obrolan mengalir membahas isu sensitif. Polisi berjanji akan selalu transparan dalam menangani perkara yang mengusik rasa keadilan masyarakat.
Media memegang peran krusial bagi kepolisian. Informasi yang edukatif dinilai mampu meredam gejolak sosial di lingkungan warga.
Pihak jurnalis menyambut baik langkah taktis kepolisian ini. Akses informasi yang akurat sangat dinantikan demi menghasilkan produk berita berimbang.
"Kami berharap hubungan baik ini dapat terus ditingkatkan guna mendukung penyebaran informasi yang objektif," kata Syamsuddin.
Kemitraan strategis ini diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan. Ruang publik di Kabupaten Majene diproyeksikan tetap kondusif melalui narasi yang sehat.