"Ringkasan: Kabupaten Sigi di Sulawesi Tengah kembali diguncang gempa tektonik bermagnitudo 4,1 pada Minggu, 21 Juni 2026, akibat aktivitas aktif Sesar Palolo. Berdasarkan data Stasiun Geofisika BMKG Palu yang dipimpin Djati Cipto Kuncoro, lindu dangkal berkedalaman 6 kilometer ini menambah daftar panjang rentetan gempa susulan di wilayah terdampak yang kini telah mencapai 1.163 kali kejadian sejak gempa utama bermagnitudo 6,7 melanda pada 16 Juni 2026. Meskipun getaran dirasakan nyata oleh warga pada skala II-III MMI, otoritas setempat memastikan belum ada laporan mengenai dampak kerusakan baru."
Sulawesitoday - Sesar Palolo kembali menggeliat aktif memicu gempa susulan di Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Aktivitas tektonik ini mencatat ribuan getaran lanjutan dalam lima hari terakhir.
"Hingga Minggu siang BMKG memantau seribu seratus enam puluh tiga kali gempa susulan," ujar Kepala Stasiun Geofisika Palu Djati Cipto Kuncoro.
Guncangan terbaru terjadi bermagnitudo 4,1 pada Minggu siang pukul 14.41 WIB. Lindu dangkal berkedalaman 6 kilometer ini berpusat di darat wilayah timur laut Sigi.
Baca Juga: Drone Petakan Kerusakan Longsor Kamarora Sigi, Pantauan Udara Deteksi Area Terisolasi
Warga merasakan getaran nyata di dalam rumah selama beberapa detik. Mereka melihat benda gantung bergoyang seperti ada truk besar melintas di jalan raya.
BMKG mengonfirmasi rentetan getaran ini berhulu dari gempa utama pekan lalu. Lindu besar bermagnitudo 6,7 sempat mengguncang kawasan Sigi pada Selasa silam.
"Kami meminta warga hanya memercayai kanal informasi resmi BMKG yang terverifikasi," kata Djati menegaskan.
Petugas memastikan belum ada laporan kerusakan bangunan akibat getaran terbaru. Masyarakat diimbau tetap tenang menghadapi fenomena tektonik di wilayah terdampak.