Manager club sepakbola, wasit, dan matchcom diberi pemahaman lewat workshop
Puluhan Manager Club Sepakbola, Wasit, dan Matchcom Diberi Pemahaman Lewat Workshop yang dilaksnakan Asosiasi Sepakbola Kabupaten Parigi Moutong (ASKAB), yang berlangsung di lantai dua Kantor Bupati Parimo, belum lama ini.
Ketua ASKAB Parimo Efendi Batjo, mengatakan, tujuan dari workshop ini sebagai langkah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan komponen olahraga sepak bola.
“Dengan pengetahuan yang ditingkatkan, mereka dapat menjalankan peran dan tugas mereka dengan lebih percaya diri dalam mengambil keputusan,” katanya.
Menurut Efendi, sepakbola di Parimo saat ini sedang berkembang pesat, hal itu ditandai dengan berdirinya klub - klub sepak bola di 23 Kecamatan. Menyusul dalam waktu dekat, setidaknya lima klub asal PArimo akan ambil andil mengikuti Kejuaraan Piala Suratin U13 dan U15.
“Kami sangat bersemangat dan bersiap untuk mengikuti ajang ini, karena Piala Suratin ini merupakan pintu masuk bagi anak-anak di Kabupaten Parigi Moutong untuk dapat masuk ke kancah persepakbolaan Nasional, serta mereka dapat meningkatkan pengalaman, kualitas, dan mengasah skill individu,” sebutnya.
Dalam Workshop Askab itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Parigi Moutong, Adrudin Nur, menekankan pentingnya peran manajer klub sepakbola, wasit, dan Matchcom dalam sebuah pertandingan sepak bola.
Sebab, ketiga komponen tersebut memiliki tanggung jawab dan tugas masing-masing, yang diharapkan dapat menciptakan sikap sportifitas dalam sepak bola, dan mencegah perilaku negatif atau permainan curang dalam pertandingan. Sehingga, dengan Workshop ini dapat memberikan pemahaman serta solusi untuk mengatasi permasalahan, baik di dalam maupun di luar lapangan.
“Besar harapan saya melalui kegiatan Workshop ini, Kabupaten Parigi Moutong dapat memiliki manajer klub sepak bola, wasit, dan Matchcom yang berkualitas, serta mampu menjalankan tugas dan kewajiban sesuai dengan standar yang sejalan dengan motto PSSI, yaitu menargetkan kompetisi yang ada di Indonesia menjadi lebih bersih dan bermartabat,” harapnya.***