Pemda Parimo perlu kaji data kelompok masyarakat penyumbang stunting
Pemerintah Daerah Parigi Moutong (Parimo), saat ini perlu mengkaji data yang akurat terkait kategori kelompok Masyarakat penyumbang angka stunting. Sehingga, dapat menentukan kontribusi terhadap masing-masing kelompok.
Sekda Parimo, Zulfinasran pada saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting dan lokakarya analisis situasi stunting di aula kantor Bappelitbangda, baru – baru ini, mengakui, bahwa Pemda Parimo belum memperoleh data yang tepat mengenai penyumbang angka stunting di Parimo, apakah masyarakat dalam kelas ekonomi atas, menengah, atau lemah yang lebih banyak menyumbang angka stunting?
“Kami belum memiliki data yang akurat dari sektor ekonomi mana yang paling banyak berkontribusi terhadap angka stunting di Parimo. Dari ketiga kelompok ini, perlu bersama-sama melakukan kajian untuk menentukan kontribusi masing-masing kelompok,” ungkapnya.
Dalam mengatasi permasalahan stunting, Zulfinasran turut mendorong, pada pelaksanaan lokakarya analisis situasi stunting dengan tujuan mengidentifikasi sebaran prevalensi stunting di Kabupaten Parimo, menjadi perhatian serius.
“Kita perlu memahami sebaran prevalensi stunting di Parimo, termasuk risiko stunting yang dihadapi oleh keluarga, ketersediaan program, dan praktik manajemen layanan,” tuturnya.
Zulfinasran juga menekankan bahwa analisis situasi ini harus memberikan informasi yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan strategis, terutama dalam hal alokasi sumber daya yang dikelola oleh Kabupaten/Kota untuk meningkatkan cakupan layanan intervensi gizi.
“Selain alokasi sumber daya, kita juga perlu berupaya meningkatkan manajemen layanan dan aksesibilitas untuk kelompok sasaran. Efektivitas manajemen data harus ditingkatkan, dan perlu ada rencana konkret untuk memperkuat pemerintah kecamatan dan kelurahan/desa dalam meningkatkan integrasi layanan,” tenadasnya.
Dengan fokus pada peningkatan kualitas data dan analisis yang akurat, Pemda Parimo berharap dapat mengatasi masalah stunting dengan langkah-langkah yang lebih terarah dan efisien.
Kesadaran akan peran kelompok Masyarakat dalam berbagai lapisan ekonomi sebagai penyumbang stunting akan menjadi dasar bagi kebijakan yang lebih efektif dalam upaya menurunkan angka stunting di Parimo.***