berita

Pemda Parigi Moutong: Rehabilitasi Sekolah Menuju Standar Nasional Pendidikan

Kamis, 13 Juni 2024 | 20:14 WIB
Foto: Pj Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo, membuka kegiatan sosialisasi bantuan sarana pembangunan dan rehabilitasi sekolah secara virtual pada Kamis, 13 Juni 2024, di Aula SPNF SKB Songulara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di Parigi Moutong melalui sinergi program antara pemerintah pusat dan daerah, serta pendampingan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Richard menekankan pentingnya pemutakhiran data sarana prasarana melalui dapodik dan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) guna memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP). (Aswadin)

[wpseo_breadcrumb]

Pemda Parigi Moutong: Rehabilitasi Sekolah Menuju Standar Nasional Pendidikan


Pemerintah Daerah Parigi Moutong Fokus pada Pemutakhiran Sarpras Sekolah


Sulawesitoday - Pj Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo, secara resmi membuka sosialisasi bantuan sarana pembangunan dan rehabilitasi sekolah di Aula SPNF SKB Songulara pada Kamis, 13 Juni 2024.

Kegiatan ini dilakukan secara virtual dan bertujuan untuk memastikan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Kebijakan Pengelolaan Bantuan Sarana Prasarana


Dalam pidato pembukaannya, Richard Arnaldo menyoroti pentingnya pengelolaan keuangan yang tertib dan patuh dalam perencanaan hingga pemanfaatan bantuan sarana prasarana sekolah.

"Pelaksanaan kebijakan bantuan sarana prasarana pembangunan dan rehabilitasi sekolah terus diberikan setiap tahun kepada satuan pendidikan di semua jenjang," katanya.

Richard juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong yang terus berupaya dalam memberikan pendampingan dan sosialisasi kepada satuan pendidikan.

"Ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam memenuhi standar sarana dan prasarana sekolah," lanjutnya.

Upaya Mencapai Standar Pelayanan Minimal


Lebih lanjut, Richard menambahkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, Standar Pelayanan Minimal (SPM) sarana prasarana pendidikan telah tercapai di beberapa satuan pendidikan.

"Dari 114 SMP di Kabupaten Parigi Moutong, 60% telah memenuhi standar sarpras yang layak," ujarnya.

Richard juga menekankan perlunya pendampingan khusus bagi jenjang SD dan TK/PAUD dalam pemutakhiran data sarpras ke dalam dapodik.

"Penilaian tingkat kerusakan bangunan dan pemutakhiran data sarpras dapodik harus dilakukan dengan baik agar target pemerintah kabupaten tercapai," ungkapnya.

Dengan demikian, pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap dapat terus mencerdaskan anak-anak peserta didik melalui penyediaan sarana prasarana yang memadai dan berstandar nasional.

Terkini