[wpseo_breadcrumb]
Security Temukan Bendahara BPS Parigi Moutong Tak Bernyawa di Rumah Dinas
Penemuan Jenazah Candra Utama Tokandari
Sulawesitoday - Pada, Sabtu 29 Juni 2024, warga Parigi dihebohkan dengan penemuan jenazah seorang pria di perumahan dinas Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Parigi Moutong.
Jenazah tersebut diketahui adalah Candra Utama Tokandari (49 tahun), seorang Bendahara Utama di BPS Parigi Moutong.
Awal Penemuan Jenazah
Jenazah Candra Utama Tokandari ditemukan pertama kali oleh seorang security bernama Yusuf, bersama dua orang rekannya yang bekerja sebagai petugas kebersihan di Kantor BPS Parigi Moutong.
Penemuan terjadi sekitar pukul 17.30 WITA. Menurut Yusuf, ia bersama rekannya merasa curiga karena Candra tidak terlihat keluar dari rumah dinas selama dua hari.
“Kami merasa curiga karena sudah dua hari Bapak Candra tidak terlihat keluar dari rumah dinasnya,” ujar Yusuf.
Pengecekan dan Pelaporan ke Pihak Berwenang
Yusuf dan rekannya kemudian memutuskan untuk mengecek kondisi di dalam rumah dinas tersebut.
Mereka melihat ke dalam kamar melalui ventilasi jendela dan menemukan Candra Utama Tokandari terbaring di lantai.
Pintu rumah dinas tidak terkunci, tetapi pintu kamar terkunci dari dalam.
“Pintu rumah dinasnya tidak terkunci, hanya pintu kamarnya yang terkunci. Jadi kami mencoba melihat ke dalam kamar melalui ventilasi jendela dan melihat beliau terbaring di lantai,” jelas Yusuf.
Melihat kondisi tersebut, Yusuf dan rekannya segera melaporkan kejadian ini kepada pihak Polsek Parigi.
Tindakan Kepolisian
Kapolsek Parigi IPTU Noldy menjelaskan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Parigi Moutong setelah menerima laporan.
Tim identifikasi dari Satreskrim Polres Parigi Moutong kemudian diturunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami langsung berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Parigi Moutong dan menurunkan tim identifikasi untuk olah TKP,” ungkap IPTU Noldy.
Penyelidikan dan Autopsi
Saat ini, polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kematian Candra Utama Tokandari.
Jenazahnya telah dibawa ke RSUD Anuntaloko Parigi untuk diautopsi.
“Kami akan menyampaikan hasil autopsi setelah menerima laporan dari pihak rumah sakit,” pungkas IPTU Noldy.