berita

Heboh Supir Truk Kecam Akun yang Viralkan Video Truk Muatan Berlebih, Ungkap Alasan Demi Bertahan di Jalan

Senin, 5 Agustus 2024 | 21:04 WIB
Supir truk membela praktik overload karena kesulitan ekonomi mengharuskan mereka memuat lebih. (Nur Rafiqa)

Sulawesitoday - Seorang supir truk menjelaskan alasan di balik praktik muatan lebih yang dilakukan banyak pengemudi.

Dalam sebuah video viral di media sosial, supir ini menyoroti kesulitan ekonomi yang memaksa mereka untuk memuat barang melebihi kapasitas standar.

Menurutnya, jika truk mengikuti standar kapasitas yang menutup pintu belakang hingga rata bak, maka ongkos yang diterima tidak sebanding dengan pengeluaran operasional.

"Kalau standar muatannya nutup pintu belakang dan rata bak, ongkosnya itu gak ketemu. Bisa-bisa kita ambil utang di koperasi buat nutupin," ungkapnya.

Pernyataan ini menanggapi kritik masyarakat setelah sebuah video memperlihatkan truk yang terlalu miring karena overload menjadi viral di media sosial pada 6 Juli 2024.

Video yang diunggah di akun TikTok @pekalonganinfo menampilkan truk yang melebihi kapasitas melintas di jalan, menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan lain.

Dalam keterangannya, unggahan tersebut berharap agar praktik tersebut menjadi perhatian bagi pengemudi lain.

Meski demikian, supir yang tidak disebutkan namanya itu meminta publik untuk lebih memahami situasi yang dihadapi para pengemudi truk.

Dia menekankan bahwa sebelum mengunggah video dan membuatnya viral, masyarakat sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu alasan di balik tindakan tersebut.

Video berdurasi 1 menit 11 detik itu memicu perdebatan hangat di kalangan warganet.

Supir tersebut menambahkan, "Jadi, jangan asal main upload video, pikir pakai logika. Saya supir truk dan sampean tidak merasakan."

Pihak kepolisian setempat, Satlantas Polres Batang, telah mengamankan truk bermuatan lebih ini saat melintas di exit tol Kandeman Batang arah barat pada tanggal yang sama.

Truk tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengendara lain karena kondisi kemiringannya yang ekstrim.

Tags

Terkini