Seorang pria berinisial RS dikeroyok oleh sekelompok orang tak dikenal saat menginap di sebuah hotel di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kendari, pada Minggu dini hari (18/8/2024).
Insiden Kasus Pengeroyokan ini memicu berbagai reaksi di kalangan warganet, dengan sebagian besar mempertanyakan tanggung jawab pihak hotel atas keamanan tamu.
RS, korban dalam kejadian ini, tengah berada di dalam kamar hotel saat sekelompok pelaku mengetuk pintu. Saat pintu dibuka, pelaku yang berjumlah tujuh orang langsung masuk dan melakukan pengeroyokan.
Menurut keterangan dari VK, kakak korban, lima pria melakukan aksi pemukulan sementara dua perempuan hanya menonton.
RS sempat keluar untuk membeli minuman sebelum kembali ke kamar untuk beristirahat. Sesampainya di kamar, ia menemukan tiga orang yang tidak dikenalnya sudah menunggu di depan pintu kamar.
Setelah insiden ini mencuat ke publik dan terlihat dari video yang viral, berbagai komentar bermunculan di media sosial.
Salah satu warganet, @pvtlifeofindra_, menyoroti tanggung jawab pihak hotel yang dinilai kurang dalam menjaga keamanan tamu. "Pihak hotel harus bertanggung jawab juga karena tidak menjamin keamanan tamu-tamunya," tulisnya.
Komentar ini sejalan dengan perasaan banyak warganet lainnya yang merasa prihatin atas peristiwa yang dialami RS. Komentar lain seperti dari @muhammad.risal19 dan @yaandd___ mencerminkan kekecewaan mereka terhadap aksi kekerasan yang dilakukan secara berkelompok.
Korban yang tidak terima atas perlakuan ini segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.
Kepolisian Kendari saat ini sedang menyelidiki kasus ini untuk mengidentifikasi para pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku. Kasus ini menjadi sorotan publik, terutama terkait keamanan tamu di hotel-hotel yang seharusnya dapat diandalkan.