berita

Viral Miras Oplosan Es Moni di Kalangan Pelajar Kediri, Polisi Ungkap Modus Penjualan dengan Kemasan Tidak Biasa dan Tangkap Tersangka Pemilik Warung

Selasa, 3 September 2024 | 07:27 WIB
Penjual Es Moni ditangkap polisi, miras oplosan viral dijual ke pelajar dengan harga murah, berisiko bahaya kesehatan. #MirasOplosan #EsMoni (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Minuman keras oplosan bernama Miras oplosan Es Moni menjadi viral di Kediri setelah dijual secara luas kepada pelajar dengan harga terjangkau. Es Moni yang berisi campuran arak, susu, suplemen, dan es batu, dikemas agar tampak seperti minuman biasa.

Kasus Viral di Medsos ini terungkap oleh Polres Kediri Kota, yang menangkap penjualnya pada 2 September 2024.

Minuman keras oplosan Es Moni pertama kali menarik perhatian setelah viral di media sosial, memicu kekhawatiran publik. Penjual Es Moni, yang berinisial SM, menggunakan arak tradisional dicampur bahan lain agar tidak tampak seperti miras.

Akibatnya, Es Moni mudah dijual ke kalangan pelajar, meskipun mengandung alkohol berbahaya.

Kasatres Narkoba Iptu Bowo Tri Kuncoro mengungkapkan modus penjualan Es Moni dilakukan secara cerdik untuk mengelabui konsumen. SM yang juga pemilik warung di Kediri, menawarkan Es Moni dengan harga Rp 10.000 per gelas kepada pelajar.

"Es Moni dikemas dengan bahan tambahan agar tidak terlihat seperti miras, sehingga menarik minat pelajar," kata Iptu Bowo.

Baca Juga: Sindikat Penjualan Bayi di Depok Lewat Facebook Digulung Polisi, Dua Bayi Nyaris Dijual ke Bali dengan Harga Rp 45 Juta

Penangkapan penjual Es Moni dilakukan oleh Satres Narkoba Polres Kediri Kota setelah penyelidikan intensif selama Juli-Agustus 2024. Penjualan Es Moni yang dijual secara ilegal membuatnya sulit diawasi, meningkatkan risiko bagi konsumen.

Tersangka SM kini menghadapi ancaman hukuman 5 tahun penjara sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Es Moni diketahui menjadi favorit di kalangan pelajar di Kediri, karena kemasannya yang unik dan harganya yang murah. Miras oplosan ini telah menyebabkan kekhawatiran akan dampak buruk terhadap kesehatan pelajar yang mengonsumsinya.

Pemerintah dan masyarakat diminta waspada terhadap peredaran miras oplosan yang berbahaya ini.

Bahan utama Es Moni berasal dari arak tradisional Grobogan yang dicampur dengan bahan tambahan seperti susu kental manis dan es batu. Kasatres Narkoba Polres Kediri Kota menegaskan perlunya tindakan tegas terhadap penjualan miras oplosan di kalangan pelajar.

Pihak berwenang terus melakukan patroli untuk mencegah peredaran lebih lanjut dari minuman ini.

Dampak konsumsi Es Moni di kalangan pelajar dikhawatirkan bisa merusak kesehatan dan mempengaruhi perilaku remaja. Selain efek mabuk, konsumsi miras oplosan juga dapat menyebabkan gangguan organ internal seperti hati dan ginjal.

Halaman:

Tags

Terkini