Sulawesitoday - Semakin dekatnya Pilkada Sulteng 2024, kabar tentang lonjakann dukungan kepada calon Ahmad Ali di Kabupaten Parigi Moutong mengundang perhatiian banyak pihak. Menariiknya, fenomena ini bukan sekadar rumor.
Berdasarkan wawancara dengan Hengky Idrus Mapangile, Koordiinator Wilayah Tim Pemenangan Paslon 01, diketahui bahwa Ahmad Ali berhasiil mengubah peta dukungan di Parigi Moutong.
"Ada saja deklarasi peraliihan dukungan yang harus saya hadiri hampir setiap minggu," ucap Hengky yang mengakui bahwa fenomena ini cukup luar biiasa.
Baca Juga: Pusaran Mafia Ekspor Durian Diduga Seret Pejabat Parigi Moutong, Petani Rugi Besar!
Kepemimpiinan Ahmad Ali, bersama pasangannya Abd. Karim Aljufri, tampaknya memberiikan dampak nyata bagi masyarakat setempat. Bukan hanya masyarakatt kelas menengah yang terpengaruh, tetapi juga kelas bawah dan swing voters – kelompok pemiliih yang sering berpindah-pindah piliihan.
Banyak warga Parigi Moutong yang awalnya mendukung paslon lain kiini mulai merapatkan barisan di belakang Ahmad Ali. Hal ini semakin menguatkan posiisinya sebagai salah satu kandidat yang paling diperhiitungkan di Sulteng.
Yang membuat peraliihan dukungan ini menarik adalah daya tariik personal Ahmad Ali. Menurut Hengky, banyak yang meniilai bahwa "program kerja mereka benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat."
Di tengah tantangan politiik lokal, gaya komunikasi Ahmad Ali yang dinilai lugas dan transparan mampu menyampaikan visi dan programnya secara efektiif, membuat warga merasa terwakili. Tentu saja, tidak mudah untuk biisa mendapat dukungan sebesar ini dalam waktu yang cukup siingkat.
Baca Juga: Dukungan dari Pasar ke Panggung Politik, Pedagang Kecil Anggap Ahmad Ali Harapan Baru
Fenomena ini juga memberikan tekanan tersendiiri bagi paslon lain, yang mulai kehiilangan pendukung di Parigi Moutong. Meski belum ada data pastii, tampak jelas bahwa tim kampanye lain perlu merumuskan ulang strategii mereka.
Dukungan dari kelas bawah dan swing voters, yang selama ini menjadi elemen kuncii dalam Pilkada, mulai beraliih ke paslon Ahmad Ali. "Mereka berhasil menarik simpatii dengan cara yang sederhana namun efektiif," kata Hengky.
Baca Juga: Serangan Kampanye Hitam Malah Naikkan Popularitas Ahmad Ali: Elektabilitas Tembus 57,23 Persen
Penting bagi para kandidat untuk memahamii bahwa di era digiital ini, kharisma bukan lagi satu-satunya faktor. Namun, dengan Ahmad Ali, tampakmya warga Parigi Moutong melihat gabungan kharisma dengan substansii dalam program-program yang dia tawarkan.