berita

Mahasiswa Palopo Suarakan Pemekaran Luwu Tengah, Momentum Perjuangan di Hari Jadi Luwu

Kamis, 23 Januari 2025 | 18:41 WIB
Mahasiswa Palopo gelar aksi di Hari Jadi Luwu, desak pemekaran Kabupaten Luwu Tengah demi kesejahteraan dan pelayanan yang lebih baik.

Sulawesitoday - Mahasiswa di Palopo kembali mengguncang perhatian publik dengan aksi demonstrasi mereka di Jembatan Miring, 23 Januari 2025. Tuntutan mereka? Pemekaran Kabupaten Luwu Tengah. Bagi para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Wija To' Luwu, isu ini bukan sekadar wacana. Mereka percaya, pemekaran adalah solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memastikan pemerintahan yang lebih responsif.

Dalam orasinya, para demonstran menekankan bahwa aspirasi ini tidak datang tiba-tiba. "Ini adalah perjuangan panjang masyarakat Luwu Raya yang ingin hak-hak mereka diakui," ujar salah satu orator dari atas truk aksi. Bagi mereka, pemekaran ini adalah langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat yang selama ini merasa terabaikan.

Baca Juga: Gempa Laut Selayar Magnitudo 4,1: Ini Dampak dan Koordinatnya

Demonstrasi ini juga memiliki makna simbolis yang kuat. Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Luwu dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu, aksi ini menjadi pengingat akan pentingnya sejarah perjuangan daerah tersebut. Para mahasiswa menyerukan agar Presiden segera mencabut moratorium pemekaran daerah yang dianggap menjadi penghalang utama terwujudnya Kabupaten Luwu Tengah.

Ketua PP IPMIL Luwu, dalam pernyataannya, menegaskan bahwa aksi damai ini tidak semata-mata ingin menciptakan kegaduhan. "Kami di sini untuk menegakkan harkat dan martabat masyarakat Luwu. Pemerintah harus mendengarkan suara rakyat," tegasnya. Mereka juga berharap agar perwakilan rakyat dari dapil III Sulawesi Selatan ikut berperan aktif memperjuangkan aspirasi ini di tingkat nasional.

Aksi ini menggarisbawahi betapa pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Di tengah kompleksitas politik pemekaran daerah, suara mereka menjadi pengingat bahwa isu-isu lokal tidak boleh diabaikan. Pemerintah pusat diharapkan memberikan perhatian lebih agar tuntutan ini tidak berakhir sebatas retorika.

Mengapa pemekaran begitu penting? Menurut mahasiswa, ini bukan hanya soal status administratif. Ini tentang membangun masa depan yang lebih baik. Dengan pemekaran, mereka yakin akses pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur akan jauh lebih memadai. Namun, tantangannya tidak kecil. Moratorium pemekaran yang masih berlaku adalah salah satu penghalang terbesar yang harus diatasi.

Penting bagi kita semua untuk memahami bahwa tuntutan seperti ini mencerminkan kebutuhan yang mendalam dari masyarakat. Isu ini tidak hanya melibatkan politik, tetapi juga menyentuh kehidupan sehari-hari rakyat kecil di Luwu Raya. Sudah saatnya pemerintah pusat dan daerah duduk bersama untuk mencari solusi terbaik.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

Terkini