Sulawesitoday - Barisan Advokat Bersatu mengajukan tuntutan yang cukup serius terhadap Farhat Abbas, pengacara kontroversial yang kerap menuai sorotan publik. Di bawah bendera organisasi Peradi (Persatuan Advokat Indonesia), anggota Herwanto mengajukan laporan atas perilaku Farhat yang dinilai tidak etis dan merusak citra profesi advokat.
Bukan tanpa alasan, permintaan ini didasari banyaknya pengaduan masyarakat yang menganggap tindakan Farhat di depan umum sebagai sesuatu yang negatif.
Baca Juga: Momen Unik, Wanita Tertinggi dan Terpendek di Dunia Bertemu dalam Pertemuan Langka
"Kami datang ke sini untuk melaporkan Farhat Abbas dan meminta Dewan Kehormatan untuk bertindak tegas," ujar Herwanto saat mengajukan laporannya. Ia menegaskan, perilaku Farhat yang kerap dianggap tak pantas sebagai seorang pengacara menjadi dasar tuntutan ini.
"Kalau memang tidak bisa menjaga etika, langsung adili dan pecat saja," tambahnya dengan nada tegas. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya desakan dari sesama advokat yang merasa profesi mereka tercoreng.
Baca Juga: Kisruh Gadai Mobil di Polman, Dua Pemuda Terluka Kena Tombak
Tidak bisa dipungkiri, Farhat Abbas memang bukan sosok yang jauh dari kontroversi. Sudah beberapa kali namanya muncul di media karena berbagai pernyataan yang dianggap provokatif, bahkan tidak jarang memicu perdebatan di masyarakat. Namun, kali ini desakan datang dari rekan sejawatnya sendiri, membuat situasi kian memanas.
"Sudah banyak laporan masyarakat yang mengeluhkan sikapnya. Tindakannya ini membuat saya geram," ujar Herwanto lagi, mencerminkan kekecewaan yang cukup mendalam dari kalangan advokat terhadap Farhat.
Baca Juga: Federico Dimarco Idola Baru Erick Thohir, Ketum PSSI Ungkap Kenangan di Inter Milan
Permintaan pemecatan ini tidak hanya disampaikan oleh Herwanto secara pribadi, tetapi didukung oleh organisasi yang lebih besar, Barisan Advokat Bersatu. Mereka melihat tindakan Farhat sebagai ancaman bagi citra profesi advokat yang selama ini dijaga dengan serius.
"Kami tidak bisa tinggal diam jika ada advokat yang terus-menerus meresahkan," lanjutnya. Hal ini seolah menjadi momen yang menentukan, apakah Peradi, sebagai organisasi yang menaungi para advokat, akan mengambil langkah tegas atau tidak.
Baca Juga: Rumah Tua dengan Aura Angker Bikin Joko Anwar Terpikat: Siap Jadi Set Film Horor Berikutnya?
Namun, keputusan untuk mencopot lisensi seorang advokat bukanlah hal yang mudah. Ini adalah langkah serius yang bisa memengaruhi reputasi seorang pengacara, terutama sosok sepopuler Farhat Abbas. Meski begitu, tekanan dari para advokat yang merasa profesinya terancam bisa menjadi dorongan kuat bagi Peradi untuk segera bertindak.
"Jika Dewan Kehormatan merasa perlu, cabut saja izinnya," ujar Herwanto dengan tegas, menegaskan bahwa tuntutan ini tidak main-main.
Artikel Terkait
Heboh di Media Sosial Oknum ASN Ngamuk ke Petugas SPBU karena Ditolak Isi Pertalite
Federico Dimarco Idola Baru Erick Thohir, Ketum PSSI Ungkap Kenangan di Inter Milan
Rumah Tua dengan Aura Angker Bikin Joko Anwar Terpikat: Siap Jadi Set Film Horor Berikutnya?
Kisruh Gadai Mobil di Polman, Dua Pemuda Terluka Kena Tombak
Momen Unik, Wanita Tertinggi dan Terpendek di Dunia Bertemu dalam Pertemuan Langka