Gagal Tender Berulang di Parigi Moutong Picu Kecurigaan, Demi Kepentingan Tertentu?

waktu baca 4 menit
Foto: Gagal tender berulang di Parigi Moutong memicu kecurigaan adanya kepentingan tertentu. Kontraktor mencurigai tender sengaja digagalkan karena kepentingan tertentu, namun belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait.
Home > Berita Pilihan > Gagal Tender Berulang di Parigi Moutong Picu Kecurigaan, Demi Kepentingan Tertentu?

Gagal Tender Berulang di Parigi Moutong Picu Kecurigaan, Demi Kepentingan Tertentu?

Tender Ulang Menjadi Fenomena di Parigi Moutong

Sulawesitoday – Gagal tender berulang kali terjadi di Parigi Moutong. Mengundang kecurigaan di kalangan kontraktor.

Berdasarkan pantauan di laman web LPSE Parigi Moutong. Tujuh paket proyek dengan total nilai puluhan miliar. Terpaksa ditender ulang pada tahun 2023. Setelah sebelumnya dinyatakan gagal.

Dominasi Dinas PUPRP dalam Gagal Tender

Menurut data, proyek-proyek dari Dinas PUPRP Kabupaten Parigi Moutong mendominasi kasus gagal tender. Alasan yang dicantumkan adalah tidak ada perusahaan yang lulus evaluasi penawaran.

Bahkan, ada beberapa paket yang sudah dua kali ditender ulang. Namun tetap gagal dengan alasan yang sama.

Kontraktor Mencurigai Ada Kepentingan Tertentu

Seorang kontraktor yang tidak mau disebutkan namanya menyatakan pada Minggu, 7 Juli 2024. Bahwa sejak tahun 2022 sudah sering terjadi gagal tender di Parigi Moutong.

Hingga pertengahan tahun 2024, sudah ada empat paket yang gagal tender atau dibatalkan.

“Kejadian gagal tender itu sesekali dimungkinkan terjadi. Mungkin ada persyaratan khusus yang tidak terpenuhi. Akan tetapi jika kejadian itu sampai berulang. Dan terjadi pada banyak paket tender tentu itu sudah tidak normal,” jelasnya.

Tender yang Digagalkan Demi Kepentingan Tertentu

Selain alasan teknis. Gagal tender juga bisa terjadi karena perusahaan yang diarahkan untuk memenangkan tender. Ternyata kalah dalam penawaran.

“Seolah itu hal yang wajar, dan tidak ada yang memantau. Sekali lagi kalau gagal tender itu biasa. Tapi kalau ‘tender digagalkan’ karena ada kepentingan itu patut dipertanyakan. Dan jika benar seperti itu panitia tendernya saya anggap cukup berani,” ungkapnya.

Evaluasi Persyaratan Tender

Menurut kontraktor tersebut. Secara logika sebelum mengikuti tender. Tentu perusahaan akan memperhatikan semua persyaratan yang tertuang dalam dokumen lelang.

Sehingga sangat kecil kemungkinan jika dari semua perusahaan yang menawar tidak memenuhi persyaratan. Kecuali jika memang tendernya sengaja digagalkan.

“Berdasarkan pengalaman saya pada sistem terdahulu. Terkadang di antar waktu tiba-tiba ada saja persyaratan yang ditambah oleh panitia. Jika dalam penawaran perusahaan yang akan diarahkan dipastikan akan kalah. Tapi dengan sistem sekarang. Saya kurang mengikuti apakah langkah itu masih dimungkinkan atau tidak,” pungkasnya.

Belum Ada Tanggapan Resmi

Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Parigi Moutong, Anton. Yang coba dikonfirmasi via WA belum memberikan tanggapannya.

Penjelasan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Parigi Moutong

Pemenang Tender Rata-rata Tawar 10% ke Atas Pagu Anggaran (Update)

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Parigi Moutong, Moh. Afliyanto Hamzah. Menegaskan bahwa proses tender di Parigi Moutong. Telah dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Ia juga membantah tudingan bahwa banyak perusahaan memenangkan tender. Dengan penawaran dua hingga tiga persen di bawah pagu anggaran.

Proses Tender dan Penawaran

Sejak menjabat pada tahun 2022, Moh. Afliyanto Hamzah menjelaskan bahwa proses tender di Parigi Moutong telah berjalan dengan baik.

“Umumnya pemenang di tender yang kami laksanakan itu semua masuk tiga besar. Jadi kalau ada yang menawar tiga atau di dua persen dari pagu anggaran. Mohon maaf, tidak akan menangkan tender,” jelasnya.

Menurut Afliyanto. Pemenang tender rata-rata menawar dengan buangan 10 persen ke atas dari pagu anggaran.

“Hampir semua pemenang itu menawar di kisaran 10 persen ke atas. Kalaupun ada pemenang tender menawar di buangan 2-3 persen dari pagu anggaran. Itu mungkin rejekinya mereka, silakan dicek saja,” ungkapnya.

Kriteria Penentuan Pemenang

Ia mengatakan dalam setiap pengumuman tender. Selalu mencantumkan nomor urut satu dan Cadangan satu. Biasanya, pemenang tender bisa dua sampai tiga perusahaan, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sistem ini berbeda dengan sebelumnya. Yang memungkinkan hingga lima perusahaan naik, sehingga sulit menentukan cadangan.

“Saat ini, mau 12 perusahaan menawar. Kita hanya mengambil tiga besarnya saja. Sisanya ke bawah itu kita tidak perlu evaluasi lagi,” terangnya.

Perusahaan Luar Daerah

Terkait fenomena perusahaan dari luar daerah yang ikut serta dalam tender. Afliyanto menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa mengatur persoalan tersebut. Karena sifat tender terbuka dan boleh diikuti oleh perusahaan manapun di Indonesia.

Proses tender yang transparan dan sesuai SOP di Parigi Moutong. Memastikan bahwa hanya perusahaan yang memberikan penawaran terbaik. Dan masuk tiga besar yang berpeluang memenangkan tender.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *