Sulawesitoday - Mengapa seorang polisi menjerit histeris di jalanan Ternate Utara saat diamankan Propam? Peristiwa dramatis yang terekam kamera itu ternyata menyimpan kisah kelabu soal disiplin dan kewajiban. Oknum aparat dari Satuan Sabhara Polda Maluku Utara tersebut dijemput paksa akibat pelanggaran disiplin berat, yang salah satunya adalah sering mangkir dari dinas.
Selasa, 15 Juli 2025, menjadi saksi bisu sebuah adegan tak biasa di salah satu ruas jalan Ternate Utara. Sebuah video amatir menunjukkan seorang anggota polisi berteriak dan meronta, seolah dihantam badai emosi yang tak tertahankan.
"Tolong-tolong saya tara mau jemput," pekiknya berulang kali, suaranya melengking pilu, memecah kesunyian dan mengundang perhatian warga sekitar yang terkejut.
Momen penjemputan itu tak lain dilakukan oleh petugas Propam, kesatuan yang bertugas menjaga marwah disiplin korps Bhayangkara. Oknum aparat tersebut, yang belakangan diketahui merupakan personel dari Satuan Sabhara Polda Maluku Utara, diduga melanggar kode etik kepolisian.
Sumber internal menyebut, ia kerap tak masuk dinas dan abai terhadap tugasnya sebagai abdi negara. Sebuah catatan buruk dalam buku kedisiplinan yang berujung pada penjemputan paksa.
Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, membenarkan insiden tersebut. Namun, ia buru-buru meluruskan informasi yang mungkin simpang siur di tengah masyarakat.
"Itu bukan anggota Polres Ternate, namun itu anggota Polda," tegas Kapolres, memberikan penekanan bahwa kejadian ini melibatkan personel dari kesatuan yang lebih tinggi, bukan di bawah yurisdiksinya secara langsung.
Hingga berita ini diturunkan, Propam terus melakukhan penyelidikan mendalam. Setiap pelanggaran, sekecil apapun, akan diusut tuntas demi menjaga citra institusi penegak hukum. Air mata sang oknum polisi di jalanan Ternate Utara kini menjadi potret tentang konsekuensi dari sebuah kelalaian, sekaligus pengingat akan ketegasan aturan dalam tubuh kepolisian.
Artikel Terkait
Satgas Pasti Berantas Bisnis Ilegal Catut Nama Omnicom Group, Modus Piramida Berkedok Penilaian Jaring Korban
Polda Sulteng Tangani 375 Kasus Narkotika: Ribuan Gram Sabu dan Ganja Disita dalam 7 Bulan
Kronologi Penangkapan Mantan PJ Kades Tanah Harapan oleh Tim Tabur Kejati Sulteng, Terlacak di Rumah Orang Tua Usai Jadi Buron
Parigi Moutong Sikat Tambang Ilegal, 8 Alkon Diamankan di Oncone Raya
Pendaki Swiss Jatuh di Gunung Rinjani Berhasil Dievakuasi Helikopter, Detik-detik Penyelamatan dan Peringatan untuk Petualang