• Selasa, 21 Juli 2026

KPK Bongkar Dugaan Ridwan Kamil Sembunyikan Mercedes-Benz dan Royal Enfield Lewat Nama Pegawai

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Minggu, 27 Juli 2025 | 07:04 WIB
KPK ungkap dugaan Ridwan Kamil samarkan kepemilikan kendaraan mewah lewat nama ajudan dalam kasus korupsi Bank BJB periode 2021-2023.
KPK ungkap dugaan Ridwan Kamil samarkan kepemilikan kendaraan mewah lewat nama ajudan dalam kasus korupsi Bank BJB periode 2021-2023.

 

Sulawesitoday - Mengapa mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diduga menyembunyikan kepemilikan kendaraan mewahnya? Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan indikasi penyamaran identitas kepemilikan aset melalui nama ajudan dan pegawainya.

Badai investigasi kembali melanda. Kali ini, KPK membuka tabir dugaan praktik penyamaran kepemilikan kendaraan yang melibatkan sosok yang akrab disapa Kang Emil itu. Seperti benang kusut yang perlahan terurai, temuan ini menjadi bagian dari penyelidikan kasus korupsi pengadaan proyek iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB).

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan fakta mengejutkan ini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (25/7/2025). "Kalau tidak salah itu ajudannya atau pegawainya gitu ya. Pegawainya. Beberapa itu (kendaraan) diatasnamakan di situ," ujar Asep dengan nada tegas.

Temuan ini bagaikan pil pahit bagi reputasi mantan arsitek yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Bandung tersebut. Tak main-main, KPK kini tengah mendalami dugaan penyamaran identitas dalam kepemilikan kendaraan sebelum melakukan pemeriksaan langsung terhadap Ridwan Kamil.

Sebelumnya, jejak investigasi dimulai pada 10 Maret 2025, ketika tim penyidik KPK menggeledah rumah pribadi Ridwan Kamil di Bandung. Penggeledahan tersebut terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan proyek iklan Bank BJB periode 2021-2023 yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Dalam operasi tersebut, penyidik menemukan dokumen bukti kepemilikan sejumlah kendaraan mewah yang mencuri perhatian. Di antaranya sepeda motor merek Royal Enfield dan mobil mewah Mercedes-Benz—kedua kendaraan yang diduga tidak terdaftar atas nama Ridwan Kamil secara langsung.

Meski penggeledahan telah berlalu lebih dari empat bulan, sosok yang pernah mencalonkan diri sebagai Cagub Jakarta ini belum juga dipanggil untuk pemeriksaan. Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan, penyidik masih fokus menggali keterangan dari sejumlah saksi lain serta menelaah dokumen-dokumen pendukung.

"Bank Jabar masih fokus kepada pemeriksaan yang lain-lain. Ada saksi, ada kemudian mungkin mau lakukan pemeriksaan atau penelaahan terhadap dokumen, data, dan lain-lain untuk bisa memastikan," tutur Setyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (10/7/2025).

Langkah investigatif ini ibarat menyusun puzzle raksasa. Setiap kepingan informasi harus dipastikan akurasinya sebelum membentuk gambaran utuh kasus. Setyo menegaskan, pemanggilan Ridwan Kamil hanya tinggal menunggu waktu yang tepat.

"Tapi saya yakin, penyidik pasti akan nanti menentukan jadwal untuk pemanggilan. Karena untuk bisa mempertanggungjawabkan dan mengklarifikasi terhadap kegiatan penggeledahan yang sudah pernah dilakukan. Mungkin masalah waktu saja," pungkasnya dengan optimisme.

Dugaan penyamaran kepemilikan aset ini menyisakan pertanyaan besar tentang transparansi pengelolaan kekayaan pejabat publik. Bagaikan benang sengkarut, kasus ini terus berkembang dan menantikan klarifikasi dari sang mantan gubernur.

Sementara itu, publik menanti jawaban atas teka-teki kepemilikan kendaraan mewah yang diduga disembunyikan di balik nama-nama ajudan dan pegawai. Apakah ini sekadar strategi administratif biasa, ataukah ada maksud lain yang lebih dalam?

Baca Juga: Seskab Teddy dan Menteri Imipas Bahas Transformasi Layanan Publik Transparan dengan 65 Ribu Pegawai

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini