Donny meyakini polisi akan segera mengungkap pelaku. "Maksud saya, ini harus diungkap segera," tegasnya.
"Kalau enggak diungkap, nanti persepsi publik terhadap pemerintah jadi buruk." Pernyataan ini yang kemudian memicu kecurigaan Firdaus Oiwobo.
Ketua Ormas Termul itu menilai Donny terlalu cepat mengarahkan jari ke pemerintah. Firdaus juga menyinggung pengaruh Donny yang ia anggap tidak signifikan.
"Anda itu enggak punya pengaruh apa-apa," tandas Firdaus. "Boleh mengkritik, tapi jangan menghina orang."
Hingga kini, penyidikan Polda Metro Jaya masih berlangsung. Publik pun terpolarisasi: sebagian menyatakan simpati, sebagian lain mempertanyakan kredibilitas laporan teror yang dilaporkan influencer tersebut.
Baca Juga: Mahfud MD Beberkan Anomali Penegakan Hukum 2025: Retorika Keras, Praktik Mandek
Artikel Terkait
Maut dalam Botol Arak, Nestapa Enam Nyawa di Jember Menjelang Fajar Tahun Baru
Maut Sebelum Keadilan Datang, Kesaksian Getir Mahasiswi Unima dalam Belenggu Kekerasan Seksual
Titik Nadir Kebebasan Berpendapat, Pola Serangan Digital dan Fisik Intai Pengkritik di Media Sosial
Gugat Hangus Kuota, Upaya Melawan Penjarahan Digital di MK
Mahfud MD Beberkan Anomali Penegakan Hukum 2025: Retorika Keras, Praktik Mandek