• Kamis, 4 Juni 2026

Simpatisan Suhartina Bohari Kawal Pemeriksaan di Bawaslu, Tegaskan Tidak Terlibat Kampanye

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Senin, 21 Oktober 2024 | 13:40 WIB
Simpatisan Suhartina Bohari mengawal pemeriksaannya di Bawaslu, memperlihatkan dukungan dan menegaskan bahwa tuduhan kampanye tidak benar. #Maros #Pilbup2024 #DukunganMassa #BawasluMaros #PolitikLokal (Muhammad Aqil Azizi)
Simpatisan Suhartina Bohari mengawal pemeriksaannya di Bawaslu, memperlihatkan dukungan dan menegaskan bahwa tuduhan kampanye tidak benar. #Maros #Pilbup2024 #DukunganMassa #BawasluMaros #PolitikLokal (Muhammad Aqil Azizi)

Sulawesitoday - Plt Bupati Maros, Suhartina Bohari, menghadiri pemeriksaan oleh Bawaslu Maros terkait dugaan keterlibatannya dalam kampanye kotak kosong di Pilkada Maros 2024. Kedatangan Suhartina bersama suaminya, Andi Baso Arman, yang juga seorang ASN, disambut oleh barisan simpatisan yang memadati depan kantor Bawaslu di Jalan DR Ratulangi, Maros. Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang diajukan oleh kubu Chaidir Syam-Andi Muetazim Mansyur (CS-TA) yang menuduh adanya pelanggaran netralitas.

Sejak pagi, massa pendukung sudah berkumpul, menegaskan dukungan mereka terhadap Suhartina. Salah satu simpatisan, M Taufik, menyatakan bahwa mereka hadir karena ingin memastikan bahwa pemimpin yang mereka dukung tidak sendirian menghadapi tuduhan ini.

Baca Juga: Taufik Hidayat: Dari Lapangan Bulutangkis ke Kursi Wakil Menpora, Ini Transformasinya

"Tadi pagi sekitar jam 08.00 tahu bahwa Ibu mau diperiksa, makanya kami datang," katanya dengan penuh semangat.

Tentu saja, hal ini tidak sekadar soal pemeriksaan biasa. Kehadiran para simpatisan menjadi cerminan betapa kuatnya dukungan masyarakat kepada Suhartina, yang dianggap sebagai sosok yang dekat dengan rakyat. Situasi ini juga menarik perhatian karena melibatkan emosi banyak orang yang merasa bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar.

Baca Juga: Judi Online Merajalela, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid Ditekan untuk Perkuat Pengawasan

Suhartina sendiri dengan tegas membantah tuduhan bahwa dirinya terlibat dalam kampanye kotak kosong. Menurutnya, laporan tersebut merupakan berita yang tidak benar dan tidak beralasan.

"Itu (laporan) sebenarnya berita tidak benar. Ada spanduk yang mengundang saya sebagai Plt Bupati," ujar Suhartina pada wartawan beberapa hari lalu. Dia menjelaskan bahwa kehadirannya di acara yang digelar oleh seorang warga, H Johar, adalah untuk menghadiri pembubaran panitia 17 Agustus dan arisan, bukan untuk tujuan politik.

Baca Juga: Mayor Aktif Jadi Seskab: Dasco Klarifikasi Polemik Status Prajurit Teddy Wijaya

Meskipun memang sempat terjadi insiden kecil saat pembawa acara menyuarakan dukungan untuk kotak kosong, Suhartina menegaskan bahwa hal itu segera dihentikan oleh ajudannya.

“MC-nya memang sempat menyuarakan kotak kosong, tapi diredam sama asisten dan ajudan saya,” jelasnya.

Pemeriksaan di kantor Bawaslu berlangsung beberapa jam dengan penjagaan ketat dari pihak kepolisian. Meskipun begitu, suasana di luar kantor tetap kondusif, dengan para pendukung yang terus menunggu hasil dari pemeriksaan tersebut. Dukungan moral yang diberikan oleh simpatisan ini menunjukkan betapa kuatnya rasa kepercayaan terhadap Suhartina di tengah berbagai isu yang berkembang.

Baca Juga: Profil Cemerlang Kolonel Wahyo Yuniartoto: Dari Kopassus hingga Ajudan Presiden Prabowo

Bagi Suhartina, dukungan tersebut tentu menjadi dorongan moral di tengah tekanan politik yang dihadapi. Tuduhan seperti ini, menurut para pendukungnya, merupakan bagian dari dinamika politik lokal yang seringkali sarat dengan intrik.

Halaman:

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini