• Selasa, 21 Juli 2026

Kronologi Kabag Ops Polres Solok Selatan yang Diduga Tembak Mati Kasat Reskrim di Parkiran Kantor

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Jumat, 22 November 2024 | 12:47 WIB
Tragedi penembakan internal Polres Solok Selatan, yang melibatkan Kabag Ops dan Kasat Reskrim, mengungkapkan konflik internal yang mengguncang institusi kepolisian. (Nur Rafiqa)
Tragedi penembakan internal Polres Solok Selatan, yang melibatkan Kabag Ops dan Kasat Reskrim, mengungkapkan konflik internal yang mengguncang institusi kepolisian. (Nur Rafiqa)

Sulawesitoday - Di tengah kesunyian malam, Jumat (22/11) sekitar pukul 00.43 WIB, sebuah insiden mengejutkan terjadi di parkiran Polres Solok Selatan, tepatnya di Jorong Bukit Melintang Barat, Kecamatan Sangir. AKP Ulil Riyanto Anshari, Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, ditemukan tewas setelah diduga ditembak oleh rekannya sendiri, Kabag Ops AKP Dadang Iskandar. Peristiwa ini mengguncang institusi Polri, yang kerap dianggap sebagai pilar penegakan hukum.

Kapolres Solok Selatan, AKBP Arif Mukti, mengungkapkan dugaan motif di balik peristiwa tragis ini. Menurutnya, penembakan tersebut mungkin dipicu oleh ketidakpuasan Dadang atas sebuah penangkapan yang dilakukan oleh Sat Reskrim.

Baca Juga: Dua Tukang Ojek Asal Sulsel Meregang Nyawa Ditembak KKB di Papua, Evakuasi Terhambat Cuaca Buruk

"Motif sementara diduga (pelaku) tidak senang dengan penangkapan yang dilakukan oleh Sat Reskrim," ujarnya. Namun, belum ada penjelasan detail mengenai penangkapan tersebut atau apa yang membuat Dadang merasa keberatan.

Ketegangan Memuncak di Parkiran Polres

Peristiwa penembakan ini terjadi di tempat yang seharusnya aman, parkiran kantor polisi. Hal ini menambah keprihatinan atas kondisi internal Polres Solok Selatan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, pelaku langsung menyerahkan diri tak lama setelah kejadian.

Baca Juga: Nelayan Salah Tunjuk Arah, Kapal Enam Penumpang Tersesat dari Mamuju ke Balikpapan

Fakta bahwa pelaku, seorang perwira polisi, menyerah tanpa perlawanan menambah banyak pertanyaan mengenai latar belakang dan dinamika antara korban dan pelaku.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Dwi Sulistyawan, membenarkan peristiwa tersebut. "Iya benar telah terjadi penembakan, untuk kasusnya masih tahap penyelidikan, perkembangan akan disampaikan," katanya.

Baca Juga: Komdigi Blokir Ratusan Rekening Judi Online, BCA Jadi Sasaran Utama

Pihak kepolisian Sumatera Barat kini bekerja keras untuk mengungkap fakta di balik penembakan ini. Sejauh ini, mereka belum merinci lebih jauh mengenai apa yang memicu perseteruan yang berujung tragis ini.

Korban Dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara

Setelah penembakan, jenazah AKP Ulil Riyanto Anshari segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk proses lebih lanjut. Di sana, suasana duka terlihat jelas saat rekan-rekan korban, personel Polda Sumbar, berkumpul di sekitar rumah sakit.

Baca Juga: Unggul 35,5 Persen! Nizar-Ardi Diprediksi Kuasai Parigi Moutong: Figur Kharismatik Jadi Magnet

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini