Meski Alwin Kiemas dikonfirmasi sebagai kerabat Megawati melalui suaminya yang sudah almarhum, PDIP dengan tegas berusaha menjaga jarak. Menariknya, dalam kasus lain, nama keluarga Kiemas sempat digunakan sebagai strategi politik, seperti pengusungan Giri Kiemas pada Pilkada Sumsel 2018. Hal ini menunjukkan bagaimana kedekatan keluarga bisa menjadi senjata politik sekaligus bumerang.
Baca Juga: Unggul 76,35 Persen, Andi Sudirman Serukan Perdamaian Bukan Euforia
Desakan untuk memeriksa secara menyeluruh dugaan aliran dana haram ini juga diarahkan kepada PPATK. Dengan kapasitas mereka dalam menganalisis transaksi mencurigakan, lembaga ini dinilai memiliki peran kunci. Namun, seberapa jauh investigasi ini akan mengungkap kebenaran masih menjadi tanda tanya besar. Kepercayaan publik, terutama di tengah situasi politik yang memanas, bergantung pada transparansi penyelidikan.
Artikel Terkait
Quick Count Pilkada Majene 2024, Pasangan AST-Rita Unggul 62 Persen
Iksan-Iriane Unggul di Quick Count Pilkada Morowali 2024, Data Masuk 58,5 Persen
Unggul 76,35 Persen, Andi Sudirman Serukan Perdamaian Bukan Euforia
Chaidir-Muetazim Unggul Telak: Quick Count Pilkada Maros 2024 Sentuh 80 Ribu Suara
Quick Count JSI Pilkada Gowa 2024, Hati Damai Mantap Memimpin dengan 53,02 Persen Suara