• Kamis, 4 Juni 2026

Perang Melawan Narkoba, Polda Sulteng Amankan 64.383 Gram Sabu dan 811 Tersangka

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Rabu, 1 Januari 2025 | 08:50 WIB
Polda Sulteng mencatat lonjakan 14% pengungkapan kasus narkoba di 2024. Sebanyak 64.383 gram sabu disita, menunjukkan komitmen tanpa henti.
Polda Sulteng mencatat lonjakan 14% pengungkapan kasus narkoba di 2024. Sebanyak 64.383 gram sabu disita, menunjukkan komitmen tanpa henti.

Sulawesitoday - Tahun 2024 menjadi momentum penting bagi Polda Sulawesi Tengah dalam memerangi peredaran gelap narkoba. Dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar di Aula Rupatama, Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho menegaskan komitmen untuk menekan angka kejahatan narkotika hingga ke akar-akarnya.

“Kami tidak akan memberi ruang kepada para pelaku narkoba,” ujarnya sembari memaparkan pencapaian sepanjang tahun ini. Pernyataan tersebut tidak hanya retorika belaka. Data menunjukkan, ada peningkatan signifikan dalam pengungkapan kasus narkoba, mencapai 634 kasus — naik 14% dibandingkan tahun sebelumnya.

Statistik yang Berbicara: Keberhasilan Operasional Polda Sulteng

Sebanyak 486 dari total 634 kasus berhasil diselesaikan, menunjukkan efektivitas strategi operasional Polda Sulteng. Dari sisi jumlah tersangka, terdapat lonjakan hingga 811 orang — lebih tinggi dari 700 tersangka pada tahun 2023.

Keberhasilan ini juga tercermin dari penyitaan barang bukti yang luar biasa. Sabu mendominasi dengan 64.383,77 gram, melonjak hampir 50% dari 2023. Namun, penurunan terlihat pada barang bukti ganja, yang sedikit berkurang dari 1.228,59 gram menjadi 1.128,29 gram. Hal serupa terjadi pada obat terlarang yang turun hingga 56,2%.

Baca Juga: Polisi Banggai Selamatkan 243 Ribu Nyawa dari Bahaya Narkoba di Tahun 2024

Peningkatan Tembakau Gorilla Jadi Peringatan

Ironisnya, ada peningkatan tajam pada tembakau Gorilla, dari hanya 4,18 gram pada 2023 menjadi 40 gram — lonjakan sebesar 857%. Fakta ini menjadi pengingat bahwa tantangan dalam memberantas narkotika terus berkembang. Kapolda menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat untuk melawan ancaman ini.

Mengapa Ini Penting bagi Kita?

Angka-angka ini bukan sekadar statistik. Mereka mencerminkan kerja keras tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulteng yang beroperasi tanpa kenal lelah. Namun, ini juga menjadi pengingat bahwa perang melawan narkoba tidak hanya tanggung jawab pemerintah. Masyarakat memiliki peran penting, mulai dari melaporkan aktivitas mencurigakan hingga memberikan edukasi tentang bahaya narkotika.

Dalam penutupan konferensi, Kapolda menyampaikan harapannya agar kesadaran publik semakin meningkat. “Peran semua pihak, termasuk masyarakat, sangat krusial dalam menciptakan lingkungan bebas narkoba,” katanya.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sulawesitoday.com (@sulawesitoday)

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini