Sulawesitoday - Dalam suasana yang penuh kebersamaan, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) melalui Biro Sumber Daya Manusia (Ro SDM) menggelar Bhakti Kesehatan Donor Darah.
Acara ini, yang berlangsung di aula Torabelo, Polresta Palu, pada Senin pagi, 30 Desember 2024, merupakan bagian dari upaya pembinaan terpadu untuk perubahan mindset dan culture set menjelang Natal Tahun 2024.
Kepala Biro SDM, Kombes Pol Heru Budi Prasetyo, S.I.K., mengungkapkan bahwa kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), tetapi juga membawa manfaat besar bagi masyarakat.
"Donor darah ini bertujuan memberikan manfaat kepada masyarakat sekaligus mendukung program kesehatan," katanya dengan antusias.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam kemitraan dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Tengah dan melibatkan 250 peserta.
Baca Juga: 14 Pemuda Freestyle Motor Meresahkan Warga Ditangkap Satlantas Majene di Pantai Barane
Peserta terdiri dari personel TNI-Polri serta perwakilan dari Pengurus Daerah Bhayangkari Sulawesi Tengah. Langkah ini adalah bagian dari komitmen institusi kepolisian dalam mengedepankan kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat.
Penting untuk dicatat, acara ini tidak hanya sekadar ritual tahunan. Bagi PMI, inisiatif ini membantu melanjutkan dedikasi mereka dalam dunia kesehatan.
"Semoga kegiatan ini menjadi langkah kecil yang berdampak besar, terutama untuk mendukung dunia kesehatan di Sulawesi Tengah," harap Kombes Heru dalam penutupan acara.
Seiring dengan semangat solidaritas Natal, kegiatan ini menjadi simbol nyata betapa pentingnya gotong royong dalam membantu sesama. Meski sederhana, dampaknya sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan transfusi darah.
Apalagi, kebutuhan darah cenderung meningkat di momen liburan akhir tahun. Oleh karena itu, inisiatif seperti ini tidak hanya mencerminkan nilai kemanusiaan, tetapi juga mendukung stabilitas layanan kesehatan di tingkat lokal.
Melalui acara ini, Polda Sulteng menunjukkan bahwa tugas pengamanan tidak selalu berorientasi pada penegakan hukum semata.
"Ini adalah bukti bahwa kita semua dapat menjadi pilar pembangunan kesehatan, mulai dari hal kecil seperti donor darah," ujar salah satu peserta dari TNI yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Di tengah kesibukan persiapan Natal dan Tahun Baru, langkah ini mengajarkan kepada kita semua pentingnya berbagi. Tidak hanya untuk mendukung program kesehatan, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara institusi dan masyarakat. Apakah langkah ini dapat menjadi inspirasi di tempat lain? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
Artikel Terkait
15 Bulan Buron: Arman, Tahanan Narkoba di Sulawesi Barat Belum Tersentuh Aparat
Skandal Anggaran Bansosda Parigi Moutong Senilai Rp14 Miliar Terkuak, Mirisnya Hanya 1942 Jiwa Tertanggung
Karyawan BRILink Jadi Korban dari Kasus Penusukan Brutal di Bahodopi Morowali, Dua Ditangkap Tiga Lainnya Buron
Pencuri Motor di Donggala Gasak 18 Unit dalam 18 Bulan, Begini Modusnya
14 Pemuda Freestyle Motor Meresahkan Warga Ditangkap Satlantas Majene di Pantai Barane