• Selasa, 21 Juli 2026

Insiden Mengerikan di Buton Tengah: Bom Ikan Meledak Saat Memasak, Remaja Jadi Korban

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Minggu, 26 Januari 2025 | 14:15 WIB
Tragedi di Buton Tengah: Bom ikan meledak saat dirakit, remaja 18 tahun tewas. Bagaimana edukasi keselamatan bisa mencegah insiden serupa? Baca selengkapnya!
Tragedi di Buton Tengah: Bom ikan meledak saat dirakit, remaja 18 tahun tewas. Bagaimana edukasi keselamatan bisa mencegah insiden serupa? Baca selengkapnya!

Sulawesitoday - Kematian tragis remaja berinisial M (18) di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, membuka kembali diskusi tentang bahaya merakit bom ikan secara sembarangan. Ledakan yang terjadi pada Jumat malam, 24 Januari 2025, merenggut nyawa M setelah bom ikan rakitannya meledak.

Menurut keterangan Kapolres Buton Tengah AKBP Wahyu Adi Waluyo, insiden bermula saat korban merakit bom ikan dengan bahan utama Amonium Nitrat Fuel Oil (ANFO). Di saat yang sama, adik korban menyalakan kompor untuk memasak mi di dekatnya. Kombinasi ini, yang mungkin dianggap sepele, berakhir dengan ledakan besar yang mengejutkan warga Dusun Potoa, Desa Wadiabero.

"Dugaan sementara menunjukkan bahwa suhu panas dan percikan dari kompor memicu ledakan bahan kimia yang sedang diracik korban," ungkap Wahyu dalam keterangannya. Bahan peledak seperti ANFO memang dikenal memiliki daya ledak tinggi, sehingga kesalahan kecil saja dapat memicu bencana.

Ledakan terjadi sekitar pukul 20.30 Wita. Warga sekitar yang mendengar suara menggelegar segera mendatangi rumah korban. Mereka berusaha menyelamatkan M dengan membawanya ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong.

Baca Juga: Dibongkar Polisi! Komplotan Pencuri Sapi di Pangkep Ternyata Punya Peran Khusus

Peristiwa ini tidak hanya menyoroti bahaya bahan peledak seperti ANFO, tetapi juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai risiko merakit bom ikan. Praktik ini, meski sudah dilarang, tetap marak dilakukan oleh nelayan untuk mempermudah tangkapan ikan. Padahal, dampaknya tidak hanya berbahaya bagi pelaku, tetapi juga bagi ekosistem laut dan masyarakat sekitar.

Bahaya bom ikan tidak berhenti pada potensi ledakan. Bahan kimia seperti ANFO juga merusak terumbu karang, habitat penting bagi biota laut. Solusi yang lebih aman, seperti penggunaan alat tangkap ramah lingkungan, perlu disosialisasikan lebih luas agar kejadian serupa tidak terulang.

Bagi keluarga korban, insiden ini tentu meninggalkan duka mendalam. Namun, ini juga menjadi pengingat keras bagi kita semua akan pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap hukum. Tragedi ini menunjukkan bahwa sedikit kelalaian dapat membawa konsekuensi besar. Bagaimana kita sebagai masyarakat dapat belajar dari insiden ini untuk mencegah tragedi berikutnya?

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini