Sulawesitoday - Sebuah insiden di Puskesmas Tanjung Marulak, Tebing Tinggi, Sumatera Utara telah menarik perhatian publik.
Cerita ini bermula ketika seorang pegawai puskesmas, yang kini namanya menjadi sorotan, menolak melayani seorang pasien karena tidak membawa kartu BPJS Kesehatan.
Bukankah seharusnya setiap warga mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa diskriminasi?
Insiden terjadi ketika Abdulah, seorang warga yang tengah membutuhkan pertolongan medis, mendatangi puskesmas tersebut.
Alih-alih mendapatkan penanganan, Abdulah hanya membawa KTP dan kartu kunjungan, tanpa menyertakan kartu BPJS yang sebetulnya menjadi salah satu syarat administrasi.
“Saya kecewa dengan pelayanan di sini. Kalau nyawa seseorang yang terancam, bukankah seharusnya ada kelonggaran?” ujar Abdulah dengan nada penuh kekecewaan, menyoroti betapa kritisnya situasi tersebut.
Tak butuh waktu lama sebelum kabar ini menyebar, memicu reaksi dan komentar beragam dari masyarakat.
Di tengah hebohnya perbincangan, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Henny Sri Hartati, hadir untuk meredakan suasana.
Dalam sebuah pernyataan yang cukup lugas namun bersahabat, ia menyampaikan, “Ini bisa dibilang sebagai miskomunikasi yang memicu ketegangan.
Syukurlah, mediasi telah berjalan dengan baik.” Pernyataan tersebut menjadi titik terang bahwa pihak berwenang telah mengambil langkah tegas melalui investigasi internal.
Investigasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan mengungkap bahwa tindakan penolakan pelayanan yang dilakukan oleh pegawai puskesmas tersebut memang tidak sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang seharusnya inklusif.
Baca Juga: Kedubes China Ungkap 44 Kasus Dugaan Pemerasan di Soekarno-Hatta, Imbau Edukasi Anti Tip
Akibat dari insiden ini, pegawai tersebut pun dicopot dari jabatannya dan kini tengah menjalani proses pembinaan.
“Kami telah memanggil ASN yang terlibat dan surat pembinaan sudah kami keluarkan sebagai langkah preventif agar insiden serupa tidak terulang,” jelas Henny Sri Hartati.
Artikel Terkait
Modus Licik Residivis Penipuan: Mengaku Pejabat Polda Sulteng untuk Minta Uang Transfer
Kakanwil Rakhmat Renaldy Ungkap Strategi Cerdas Percepat Proses Permohonan KI bagi UMKM
Review Aplikasi Anti Iklan Terbaik untuk Android 2025: Dari Premium Hingga Gratis, Pilih Sesuai Kebutuhan
Bongkar Rincian Setoran Rp 160 Juta ke Polisi Labuhanbatu: Tersangka Ini Ungkap Segalanya
Kedubes China Ungkap 44 Kasus Dugaan Pemerasan di Soekarno-Hatta, Imbau Edukasi Anti Tip