Sulawesitoday - Kejahatan jalanan kembali mencuri perhatian publik. Sebuah warkop di Jalan Ade Irma, Kecamatan Tallo, Makassar, diserang geng motor pada Kamis dini hari. Penyerangan ini tidak hanya membuat warga ketakutan, tetapi juga menyisakan kerusakan dan kehilangan. Aksi geng motor ini bahkan sempat terekam CCTV.
Polisi bergerak cepat menangkap tiga pelaku, yakni Muhammad Akbar Rusdy (21), Adrian Fauzan (20), dan seorang remaja berinisial MAK (16). Ketiganya diringkus di Jalan Pampang pada Kamis malam. Namun, enam pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
“Dari penyelidikan ada sembilan orang. Tiga sudah kami amankan, sisanya enam orang masih diburu,” ujar AKBP Devi Sujana, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Jumat (10/1/2025). Devi menambahkan, para pelaku memiliki peran berbeda dalam penyerangan ini. Beberapa bertindak sebagai eksekutor pembusuran, sementara yang lain membonceng untuk membantu.
Uniknya, motif dari penyerangan ini dinilai tidak serius. Para pelaku mengaku hanya iseng setelah pesta minuman keras. Tujuan mereka, menurut polisi, adalah menciptakan ketakutan di kalangan warga. Namun, aksi ‘iseng’ ini jelas tidak bisa dianggap enteng.
Baca Juga: Penggerebekan Sabung Ayam di Pangkep: 5 Orang Jadi Tersangka, Termasuk ASN
Selain melakukan penyerangan, geng motor tersebut juga mencuri gitar dari warkop. Tindakan ini membuat mereka dijerat pasal berlapis, termasuk penggunaan senjata tajam, pengancaman, dan pencurian. “Ada barang yang diambil, yaitu gitar. Jadi selain pengancaman, ada juga pencurian dengan kekerasan,” ungkap Devi.
Kejadian ini menyoroti bahaya geng motor yang sering kali beraksi tanpa alasan jelas. Warga Makassar pun kini lebih waspada. Namun, pertanyaannya, bagaimana masyarakat bisa melindungi diri dari ancaman serupa? Mengandalkan pihak berwenang saja mungkin tidak cukup.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Kanit Reskrim Polsek Tallo, Iptu Saiful Basir, yang memeriksa langsung tempat kejadian perkara (TKP), menyatakan bahwa kehadiran warga sangat membantu dalam mempercepat penanganan kasus ini.
Upaya pencegahan juga menjadi penting. Pendidikan tentang bahaya minuman keras dan dampaknya pada perilaku kriminal harus ditingkatkan. Selain itu, patroli rutin di area rawan dapat membantu menekan angka kejadian serupa di masa depan.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.