Sulawesitoday - Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial S (75) ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di sebuah kebun di Kampung Tompong, Desa Coppo Tompong, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Penemuan ini mengakhiri pencarian selama 13 hari setelah ia dilaporkan hilang oleh keluarganya.
Kapolsek Mandalle, AKP Aliadi, menjelaskan bahwa mayat S ditemukan pertama kali oleh seorang warga yang tengah mencari buah sukun di kebun.
“Saat itu, saksi mencium aroma busuk yang kuat dan akhirnya menemukan jasad korban di celah antara batang pohon dan bebatuan,” katanya pada Kamis (9/1/2025). Kondisi tubuh korban yang sulit dikenali membuat proses identifikasi awal menjadi tantangan.
Korban diketahui sering meninggalkan rumah tanpa pemberitahuan, sering kali bermalam di rumah kebun miliknya. Anak korban sempat mencari ke beberapa lokasi, tetapi tidak sampai ke titik di mana jasad S akhirnya ditemukan.
“Anaknya mengira almarhum berada di salah satu rumah kebun seperti biasanya,” tambah Aliadi.
Berdasarkan penyelidikan awal, polisi menduga korban terpeleset saat melintas di area kebun yang curam, menyebabkan kepalanya terbentur bebatuan. Meski begitu, pihak keluarga memutuskan untuk tidak melanjutkan proses autopsi.
Baca Juga: Polres Gowa Kejar Dua DPO Sindikat Uang Palsu, Misteri Identitas Belum Terungkap
“Kami sudah berkoordinasi dengan keluarga, kepala desa, dan camat. Mereka sepakat untuk segera memakamkan almarhum,” ujar Aliadi.
Kasus ini tidak dilaporkan oleh keluarga sebelumnya, tetapi polisi tetap melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi di lokasi. Dugaan sementara tidak menunjukkan adanya unsur kekerasan, namun temuan ini menjadi peringatan akan pentingnya perhatian lebih terhadap lansia, terutama yang tinggal sendiri atau sering bepergian tanpa pengawasan.
Fenomena lansia hilang bukanlah kasus yang jarang terjadi di pedesaan. Faktor usia, kesehatan, dan kondisi geografis sering menjadi penyebab utama.
Anda yang memiliki anggota keluarga lansia di rumah, pastikan mereka selalu dalam pengawasan. Beri mereka akses mudah untuk meminta bantuan saat dibutuhkan.
Ayo gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday.
Jangan ketinggalan berita eksklusif lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.
Artikel Terkait
Dramatis, Upaya Warga Polewali Mandar Selamatkan Paus Terdampar di Pantai Mampie
Dugaan Honorer Siluman Lulus PPPK 2024, BKPSDMD Sigi Terima Enam Sanggahan
Petani Durian Parigi Moutong Dapat Angin Segar! Kadin dan APDURIN Siap Kawal Kesejahteraan Mereka
Resmi Dilantik! Notaris dan Notaris Pengganti di Sulteng Didorong Jaga Independensi Profesi
Polres Gowa Kejar Dua DPO Sindikat Uang Palsu, Misteri Identitas Belum Terungkap