• Selasa, 21 Juli 2026

Dramatis, Upaya Warga Polewali Mandar Selamatkan Paus Terdampar di Pantai Mampie

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Rabu, 8 Januari 2025 | 20:24 WIB
Warga Polewali Mandar berjuang menyelamatkan paus terdampar di Pantai Mampie. Mamalia tiga meter itu sempat lima kali kembali ke perairan dangkal!
Warga Polewali Mandar berjuang menyelamatkan paus terdampar di Pantai Mampie. Mamalia tiga meter itu sempat lima kali kembali ke perairan dangkal!

Sulawesitoday - Warga pesisir Pantai Mampie, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, digemparkan oleh terdamparnya seekor paus hitam berukuran tiga meter, Rabu (8/1/2024). Paus ini pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing yang kebetulan berada di lokasi. Penemuan tersebut segera memicu aksi spontan warga untuk menyelamatkan mamalia laut tersebut.

"Kami mendorong paus ini ke laut lepas mungkin lima kali, tapi dia selalu kembali ke perairan dangkal," ujar Kepala Dusun Galeso, Darwis, yang memimpin upaya evakuasi. Menurutnya, kondisi paus yang terus kembali ke pantai cukup membingungkan, terlebih karena cuaca saat itu sedang tenang tanpa ombak besar atau angin kencang.

Paus tersebut tampak kesulitan berenang dan terjebak di perairan dangkal. Warga yang berkumpul pun memeriksa tubuh mamalia ini untuk memastikan tidak ada luka akibat ulah manusia. "Anak-anak sempat periksa, tidak ada lukanya," tambah Darwis.

Meski sudah berulang kali mencoba, warga mengaku kesulitan membawa paus itu kembali ke laut. Beberapa berpendapat bahwa paus mungkin kehilangan orientasi atau terpisah dari kawanannya. Hingga saat ini, penyebab pasti terdamparnya paus tersebut belum diketahui.

Baca Juga: Oknum Pengecer dan Pemilik Pangkalan di Pasangkayu Jual Gas LPG 3 Kg di Atas HET

Selain menjadi peristiwa yang langka, kejadian ini menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat tentang konservasi laut. Paus sering kali menjadi korban perubahan ekosistem atau aktivitas manusia, seperti pencemaran atau sonar kapal. Oleh karena itu, warga lokal yang berinisiatif menyelamatkan paus ini patut diapresiasi.

Fenomena paus terdampar bukan hal baru. Namun, kasus ini kembali mengingatkan kita bahwa kehadiran manusia memiliki dampak besar pada habitat laut. Apakah ini sinyal dari kerusakan lingkungan yang lebih besar? Pertanyaan tersebut seharusnya menggugah kesadaran kita untuk lebih peduli terhadap ekosistem laut.

Jika Anda pernah mendengar tentang paus terdampar, mungkin sudah waktunya kita belajar lebih banyak tentang cara membantu mereka. Edukasi sederhana, seperti mengetahui waktu terbaik untuk mendorong paus kembali ke laut, bisa menjadi langkah awal.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday.

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Artikel Terkait

Terkini