Sulawesitoday - Warga Dusun Tanjung, Desa Tanjong, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dilanda keresahan akibat serangan monyet liar yang berulang kali terjadi di permukiman mereka. Dalam empat bulan terakhir, tercatat empat orang menjadi korban serangan, mulai dari anak sekolah hingga ibu rumah tangga.
Sekretaris Desa Tanjong, Abi, mengungkapkan bahwa serangan ini bukanlah kejadian tunggal. “Benar, ada sering menyerang di sini. Sudah 4 warga itu korbannya,” ujarnya, Rabu (8/1/2025).
Para korban meliputi seorang anak sekolah, dua ibu rumah tangga, dan seorang peternak itik. Beberapa dari mereka bahkan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas akibat luka gigitan dan cakaran.
Serangan-serangan ini terjadi secara berkala, dimulai sejak September tahun lalu hingga serangan terakhir yang terjadi pada Selasa malam (7/1/2025). Pola serangannya cenderung mendadak, sehingga warga sulit mengantisipasinya.
Abi menambahkan, “Kemungkinan satu monyet yang menyerang, karena korban bilang yang menyerang itu sama.”
Ketakutan Masyarakat dan Upaya Penangkapan
Serangan ini tidak hanya menimbulkan luka fisik, tetapi juga menciptakan ketakutan mendalam di kalangan warga. Jalur yang sering menjadi lokasi serangan kini dihindari oleh ibu-ibu yang hendak ke pasar maupun anak-anak sekolah.
Baca Juga: Protes Kelangkaan Minyak Tanah Berujung Kekerasan, Kadis Perindag Ini Jadi Tersangka
“Kasihan ibu-ibu dan anak sekolah takut lewat jalur itu,” kata Abi.
Beberapa upaya telah dilakukan oleh polisi kehutanan dan warga untuk menangkap monyet tersebut, namun hingga kini belum membuahkan hasil. Abi menyebutkan, monyet tersebut sering melarikan diri sebelum bisa dijangkau. Ketidakpastian ini menambah keresahan warga yang setiap harinya waspada terhadap potensi serangan baru.
Solusi dan Langkah Antisipasi
Kejadian ini menggarisbawahi pentingnya solusi segera untuk melindungi warga dari serangan serupa. Kerja sama antara pemerintah setempat, polisi kehutanan, dan masyarakat sangat dibutuhkan. Salah satu langkah awal yang bisa diambil adalah meningkatkan patroli di area rawan serangan dan memasang jebakan yang lebih efektif. Selain itu, edukasi warga tentang cara menghadapi satwa liar juga sangat penting untuk mengurangi risiko.
Namun, hingga solusi permanen ditemukan, warga diharapkan tetap waspada dan menghindari wilayah yang berpotensi menjadi lokasi serangan.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday
Artikel Terkait
Modus Baru di Makassar! Siswa SMP Dijadikan Jaminan Penipuan di Agen Bank
Ini Sejumlah Modus Kasus Pemotongan Dana PIP di Parigi Moutong
Kecelakaan Maut di Jalan Poros Maros-Bone, Mobil Jatuh ke Jurang 5 Meter
Kakanwil Kemenkumham Sulteng: Sinergitas Kunci Keberhasilan Pembangunan
Protes Kelangkaan Minyak Tanah Berujung Kekerasan, Kadis Perindag Ini Jadi Tersangka