Sulawesitoday - Dalam semarak perayaan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di halaman Kantor Gubernur, suasana penuh semangat dan optimisme mewarnai acara hari itu.
Pj Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo, hadir sebagai wujud komitmen daerah dalam mendukung setiap langkah program pembangunan provinsi.
Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, membuka acara dengan pernyataan yang menggugah.
Dalam amanatnya, beliau menegaskan bahwa pendidikan dan kesehatan akan dibebaskan biayanya, menjadikannya “kado ulang tahun terindah” bagi masyarakat Sulteng.
“Sama seperti kita menyiapkan kado spesial untuk orang yang kita cintai, pendidikan dan kesehatan gratis adalah persembahan tulus untuk seluruh rakyat Sulawesi Tengah,” ucapnya dengan penuh keyakinan.
Acara tersebut juga menjadi ajang peluncuran berbagai program unggulan di bawah naungan slogan “BERANI”. Program “BERANI CERDAS” ditujukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan penghapusan biaya sekolah bagi siswa tingkat SMA/SMK sederajat.
“Di kelas 11, per anak harus menanggung beban biaya sekitar 4 juta rupiah. Lewat program ini, kami ingin mengurangi beban tersebut sambil menyalurkan beasiswa kepada lebih dari 30.000 pelajar,” jelas Gubernur.
Sementara itu, melalui program “BERANI SEHAT”, Pemprov Sulteng memberikan solusi bagi masyarakat yang sebelumnya mengalami kendala dengan BPJS.
Dengan hanya menunjukkan KTP Sulteng, pelayanan kesehatan dapat diakses dengan mudah di puskesmas atau rumah sakit rekanan, menandai Sulteng sebagai provinsi ke-12 yang menerapkan konsep Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.
Tak hanya itu, dalam rangka menambah semangat kebersamaan, Pemprov juga mengumumkan kebijakan amnesti denda pajak kendaraan bermotor yang berlaku mulai 14 April hingga 14 Mei 2025.
Langkah ini diharapkan memberikan ruang gerak bagi masyarakat agar dapat berkendara tanpa rasa cemas terhadap adanya tindakan sweeping.
Gubernur Anwar Hafid mengajak para tokoh Sulteng yang kini menempati posisi strategis di pusat untuk turut menjadi corong aspirasi daerah, khususnya dalam mengoptimalkan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor minerba dan industri.
“Dengan sinergi ini, potensi PAD akan terus berkembang dan mendorong perekonomian daerah,” tegas beliau.
Baca Juga: Guru Tua Diakui Sah sebagai Warga Negara Indonesia, Kemenkum RI Usulkan Gelar Pahlawan Nasional
Artikel Terkait
Guru Tua Diakui Sah sebagai Warga Negara Indonesia, Kemenkum RI Usulkan Gelar Pahlawan Nasional
Pemerintah Luncurkan Program Internet Murah 100 Mbps, Dorong Transformasi Digital di Seluruh Nusantara
Wali Kota Makassar Terjun ke Lapangan, Tegur Keras Pengendara Melawan Arah di Jalan Dr. Leimena
Gangguan WhatsApp Ramai Disorot, Pengguna Keluhkan Error Saat Kirim Pesan Grup
SPBU Ini Jadi Sorotan, Dugaan Manipulasi BBM Bersubsidi Diselidiki Pihak Berwajib