Sulawesitoday - Dalam sebuah aksi yang mengundang decak kagum dan respon beragam dari masyarakat, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), turun langsung ke Jalan Dr. Leimena pada Sabtu sore tadi.
Pada pukul 13.15 WITA, ketika dalam perjalanan menuju acara akikah di Perumahan Bukit Baruga, Appi mendapati situasi yang memprihatinkan akibat pengendara yang melawan arah, menciptakan kemacetan parah di jalur satu arah yang kerap disalahgunakan tersebut.
Jalan Dr. Leimena, yang selama ini ditetapkan sebagai jalur satu arah, ternyata menjadi magnet bagi para pengendara yang mencari jalan pintas menuju simpang tiga di Jalan Perintis Kemerdekaan.
Kondisi ini telah lama mencuat sebagai sumber keluhan warga, terutama sejak jalan tersebut berfungsi sebagai penghubung vital antara Kecamatan Manggala, Tamalanrea, dan Panakkukang sejak tahun 2024.
Tanpa menunggu lama, Appi segera mengambil langkah tegas. Dalam aksi spontan yang terekam oleh sejumlah kamera dan smartphone, beliau menurunkan kendaraan dan turun ke lapangan untuk menegur keras para pelanggar lalu lintas.
“Kenapa melanggar? Ini jalan satu arah, bukan tempat membuat jalan pintas,” serunya dengan nada tegas, menyuarakan kekesalan atas ketidakpatuhan aturan yang berpotensi membahayakan keselamatan bersama.
Appi juga mengingatkan bahaya serius dari tindakan melawan arus, terutama ketika visibilitas menurun di malam hari. “Penting bagi kita untuk menyadari bahwa sistem rekayasa lalu lintas di sini telah melalui kajian mendalam.
Setiap pelanggaran akan menimbulkan efek domino yang dapat mengakibatkan kecelakaan fatal,” tambahnya sambil menyemangati para pengendara untuk mematuhi aturan.
Di samping aksi langsungnya, Appi mengumumkan langkah lanjutan berupa koordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas Polrestabes Makassar.
Operasi yustisi ini diharapkan mampu memberikan efek jera kepada pelanggar, sekaligus meningkatkan disiplin berlalu lintas di kota tersebut.
Baca Juga: Operasi Narkoba di Palu: 4,4 Kg Sabu Diamankan, 2 Tersangka Ditangkap
Kepedulian dan ketegasan Wali Kota dalam menangani masalah ini pun mendapat apresiasi dari netizen.
Aksi tersebut telah viral di media sosial, menandakan ekspektasi masyarakat terhadap pemimpin yang selalu siap turun langsung mengawasi dan memperbaiki kondisi di lapangan.
Artikel Terkait
Polisi Selidiki Ujaran Kebencian Terhadap Guru Tua, Tujuh Saksi Diperiksa dalam Kasus ITE
Operasi Narkoba di Palu: 4,4 Kg Sabu Diamankan, 2 Tersangka Ditangkap
Drama Bidaah Raih 2,5 Miliar Views, Jadi Magnet Penonton Malaysia dan Indonesia
Guru Tua Diakui Sah sebagai Warga Negara Indonesia, Kemenkum RI Usulkan Gelar Pahlawan Nasional
Pemerintah Luncurkan Program Internet Murah 100 Mbps, Dorong Transformasi Digital di Seluruh Nusantara