• Selasa, 21 Juli 2026

156.232 Kendaraan Manfaatkan Program Berani Bebas Tunggakan, Sulteng Kantongi Rp82,6 Miliar! Warga Minta Perpanjangan

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 11:37 WIB
Rp82,6 miliar terkumpul dari pemutihan pajak Sulteng. Tapi banyak warga kalah cepat di antrean, berharap babak kedua.
Rp82,6 miliar terkumpul dari pemutihan pajak Sulteng. Tapi banyak warga kalah cepat di antrean, berharap babak kedua.

Sulawesitoday - Tertib itu mahal. Tapi kadang, yang tak tertib justru lebih murah—setidaknya untuk sebulan terakhir di Sulawesi Tengah. Lewat program “Berani Bebas Tunggakan”, pemerintah provinsi mencatatkan transaksi fantastis: Rp82,6 miliar hanya dari pemutihan denda pajak kendaraan bermotor.

Program ini berlangsung dari 14 April hingga 14 Mei. Tepat sebulan. Cukup untuk menggerakkan 156 ribuan kendaraan: dari roda dua yang usianya mungkin lebih tua dari anak bungsu, hingga roda empat yang cicilannya belum lunas.

Menurut Kepala Badan Pendapatan Daerah (yang lebih akrab dipanggil Bon ketimbang Pak Rifki Ananta), 28.995 mobil dan 128.137 motor masuk dalam daftar wajib pajak yang “bertobat massal”—atau setidaknya memanfaatkan momentum penghapusan denda. Dari total itu, Rp50,3 miliar masuk ke kantong provinsi. Sisanya, Rp32,2 miliar, dibagi-bagi ke 13 kabupaten/kota.

Kota Palu jadi raja. Hampir Rp12 miliar. Disusul Banggai, Parigi Moutong, dan seterusnya, hingga Banggai Laut yang kebagian Rp265 juta—angka yang mungkin cukup untuk perbaikan marka jalan, atau sekadar mengganti papan nama Samsat yang sudah luntur.

Tapi bukan semua warga tertawa bahagia. Di halaman Samsat, antrean panjang seperti antre minyak saat krisis dulu. Beberapa warga—sebut saja Nanang, Riski, Ita, dan Sohida—mengaku datang berkali-kali, tapi kalah cepat. “Bukan nggak mau bayar, tapi waktunya sempit dan uangnya pas-pasan,” keluh Nanang.

Mereka berharap ada jilid dua. Dan Gubernur Anwar Hafid, dalam sebuah pernyataan di Parigi Moutong, tampaknya tak langsung menutup pintu. “Kita evaluasi dulu,” ujarnya, gaya khas pejabat yang membuka peluang sekaligus menahan harapan.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Sulteng Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan dengan Penghapusan Tunggakan dan Denda

Toh, program ini bukan hanya urusan angka. Ia menyentuh ranah psikologis warga—yang selama ini terbebani denda dan disalahkan atas keterlambatan. Tapi seperti banyak kebijakan darurat lainnya, yang paling sering kebagian justru mereka yang sudah siap lebih dulu.

Kita tunggu saja, apakah pemutihan ini akan menjadi tradisi tahunan... atau sekadar gimmick sebelum perubahan tarif.

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Artikel Terkait

Terkini