"Kami harap ini membantu mobilitas," ujar Dwi Agung. Aktivitas sehari-hari penerima diharapkan makin mudah. Bagi yang dapat modal usaha, peluang mandiri terbuka lebar.
Kursi roda standar memudahkan bepergian. Kursi roda CP untuk kebutuhan khusus. Tongkat elbow menopang langkah. Semuanya dirancang sesuai kondisi fisik penerima.
Sementara modal usaha membuka pintu kemandirian ekonomi. Kios kecil bisa jadi sumber penghasilan tetap. Servis HP menjanjikan pendapatan harian. Perbengkelan menyediakan peluang skill berkembang.
Distribusi Merata di 12 Kecamatan
Penyaluran bantuan menyasar 12 kecamatan. Parigi Selatan hanya salah satunya. Kecamatan lain menunggu giliran serupa.
Total 108 KPM tersebar merata. Setiap kecamatan mendapat porsi sesuai data lapangan. Prinsip keadilan dijunjung tinggi dalam distribusi ini.
Program bantuan sosial ini bagian dari upaya pemerataan kesejahteraan. Penyandang disabilitas berhak hidup layak. Negara hadir melalui skema seperti ini.
Baca Juga: Bansos Digital Nasional Tertunda Hingga Mei 2026, Pemerintah Pilih Kehati-hatian Ketimbang Terburu-buru
Artikel Terkait
DPRD Sorot Tajam Syarat Diskriminatif Rekrutmen Dokter RSUD Raja Tombolotutu
Parigi Moutong Kejar Revisi RTRW, Pemda Sebut Urgent
Audiensi Reformasi Polri Ricuh, Roy Suryo Cs Walk Out Gegara Dilarang Bicara
Semeru Muntahkan Awan Panas Beruntun, Status Awas Diberlakukan
Di Balik Tren Thrifting: Anak Muda Tak Sekadar Cari Murah, Tapi Selamatkan 3.781 Liter Air Per Celana Jeans